Insitekaltim, Jakarta – Ratusan atlet muda Kalimantan Timur (Kaltim) tengah berjuang mengharumkan nama daerah dalam dua ajang olahraga terbesar tingkat pelajar di Indonesia, yakni Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025. Kedua event bergengsi yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 November 2025 di Jakarta.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, menyebut keikutsertaan Kaltim dalam ajang tersebut bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian talenta olahraga masa depan. Ia pun hadir langsung di lapangan untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding di berbagai cabang olahraga.
“Seharian membersamai atlet POPNAS Kaltim yang sedang berjuang untuk daerahnya di cabor renang, pencak silat, dan gulat. Mereka bertanding dengan semangat luar biasa,” ujar Faisal kepada awak media, Rabu, 5 November 2025.
Adapun kontingen Kaltim di POPNAS XVII berjumlah 308 orang, terdiri atas 237 atlet, 49 pelatih, dan 22 official. Sementara untuk PEPARPENAS XI, Kaltim mengirim 80 orang kontingen, dengan komposisi 40 atlet paralimpik, 10 pelatih, 5 official, dan 25 extra official.
Kabar menggembirakan datang dari cabang gulat, di mana atlet Kaltim berhasil menyumbangkan dua medali emas dan tiga medali perunggu pada hari-hari awal pertandingan. Capaian ini menjadi penyemangat bagi cabang olahraga lain untuk terus memberikan hasil terbaik.
Faisal mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk turut mendoakan perjuangan para atlet muda tersebut.
“Mereka adalah anak-anak hebat yang membawa nama daerah dengan penuh dedikasi. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kaltim agar mereka bisa meraih prestasi tertinggi,” tuturnya.
Ia menegaskan, Dispora Kaltim akan terus memberikan pendampingan selama ajang berlangsung guna memastikan ekosistem olahraga pelajar di Benua Etam tetap kompetitif, sehat, dan berprestasi.

