Insitekaltim, Samarinda — Lurah Tenun, Lisa Rizky Wardani, memaparkan dampak kebakaran yang terjadi di Jalan P Bendahara Gang Abu Bakar RT 01, Kelurahan Tenun, Samarinda Seberang, pada Kamis, 8 Januari 2026.
Peristiwa tersebut mengakibatkan delapan unit rumah tunggal hangus terbakar, dua rumah lainnya terdampak, serta 45 jiwa korban pasca kebakaran dari sembilan kepala keluarga.
Pada kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita yang cepat menjalar ke bangunan rumah warga yang berada di kawasan permukiman padat. Selain menghanguskan rumah, api juga membakar tujuh unit kendaraan roda dua milik warga.
“Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, delapan rumah terbakar habis, dua rumah terdampak, dengan total sembilan kepala keluarga dan 45 jiwa yang terdampak langsung akibat kejadian tersebut,” ujar Lisa, Kamis, 29 Januari 2026.
Pasca kejadian, Kelurahan Tenun bersama instansi terkait segera melakukan pendataan dan koordinasi penanganan awal bagi para korban. Sejak hari pertama, bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Sosial, anggota legislatif, hingga masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, bantuan dari berbagai pihak telah kami terima dan sangat membantu warga terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan pascakebakaran, baik melalui bantuan logistik, dukungan moral, maupun pendampingan kepada para korban.
Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang kembali di wilayah Kelurahan Tenun dan mendoakan agar para korban diberikan ketabahan serta penggantian yang lebih baik atas musibah yang dialami.
“Kami berharap tidak ada lagi kejadian serupa. Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan, dan seluruh bantuan yang disalurkan menjadi amal jariah bagi semua pihak yang telah membantu,” pungkasnya.

