Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»APBD Kaltim 2026 Merosot, Seno Aji Sebut Skema Bantuan Daerah Disesuaikan
    Diskominfo Kaltim

    APBD Kaltim 2026 Merosot, Seno Aji Sebut Skema Bantuan Daerah Disesuaikan

    AminahBy AminahMei 6, 2025Updated:Juni 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkirakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2026 mengalami penurunan dari sebelumnya sekitar Rp20,5 triliun menjadi Rp18,5 triliun. Proyeksi ini dinilai sebagai skenario terburuk yang masih bersifat sementara dan belum menjadi struktur resmi anggaran.

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menyampaikan hal ini usai menghadiri Musrenbang di Gedung Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin 5 Mei 2025.

    Ia menjelaskan proyeksi anggaran tersebut masih dapat berubah, tergantung pada perkembangan fiskal dan realisasi pendapatan daerah.

    “Yang kemarin Rp20,5 triliun, terus proyeksi 2026 Rp18,5 triliun. Jadi ada penurunan sedikit. Yang namanya proyeksi itu nanti kita lihat saja. Belum final, cuma proyeksi kita kemungkinan terburuk Rp18,5 triliun,” ujar Seno.

    Penurunan anggaran ini berdampak pada skema pengelolaan keuangan, terutama terkait alokasi bantuan keuangan kepada kabupaten/kota.

    Menurut Seno, Pemprov Kaltim tetap mengedepankan pembiayaan kebutuhan strategis tingkat provinsi terlebih dahulu sebelum memberikan bantuan ke daerah.

    “Secara tata kelola keuangannya itu uang provinsi untuk provinsi. Adapun sisa nanti kita berikan bantuan keuangan kepada kabupaten/kota. Artinya itu tata kelola keuangan yang benar,” ungkap Seno Aji.

    Terkait aspirasi dari 10 kabupaten/kota yang masuk dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025, Seno melihat ada daerah dengan jumlah usulan yang lebih sedikit. Hal ini menurutnya dapat membantu Pemprov dalam penataan anggaran secara efisien.

    “Kalau aspirasinya sedikit ya alhamdulillah, karena kebutuhan provinsi kan besar. Artinya dana provinsi untuk membiayai kebutuhan provinsi terlebih dahulu,” tambahnya.

    Penyesuaian skema bantuan ke daerah dinilai sebagai langkah realistis dalam menjaga keseimbangan fiskal dan mencegah pembengkakan belanja di tengah potensi penurunan pendapatan. Seno berharap seluruh pemerintah daerah bisa memahami situasi ini dan turut menjaga efisiensi dalam perencanaan usulan pembangunan.

    Menurutnya, kebijakan penyesuaian skema bantuan ke daerah ini dinilai sebagai langkah realistis dan terukur dalam menghadapi potensi penurunan penerimaan daerah. “Di tengah tekanan ekonomi dan kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks, efisiensi belanja menjadi keniscayaan,”ujar Seno Aji.

    Selain itu, Pemprov Kaltim berharap seluruh pemerintah kabupaten/kota dapat memahami kondisi ini dan ikut menjaga keseimbangan fiskal melalui perencanaan program pembangunan yang rasional dan proporsional.

    Dengan sikap kehati-hatian dan prioritas yang terukur, Pemprov Kaltim menargetkan agar APBD tetap mampu mendanai program strategis daerah, meskipun dalam situasi fiskal yang lebih terbatas dibandingkan tahun sebelumnya. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    APBD Kaltim Musrenbang Pemprov Kaltim Seno Aji
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    AminahOktober 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Peluang hujan di Kalimantan Timur (Kaltim) pada awal Oktober 2026 terbilang tinggi…

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.