Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan kehadirannya sebagai pimpinan di Benua Etam telah melewati ketuk palu untuk penganggaran dana di tahun pertama ini.
“Kami masuk Pemprov Kaltim setelah anggaran 2025 diketuk,” kata Rudy kepada awak media pada Rabu, 2 April 2025 di Pendopo Lamin Etam.
Meski begitu, Rudy tetap mengupayakan untuk pemberian pendidikan gratis di tahun pertama masa jabatannya.
Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan semua pelajar yang akan masuk SMA/SMK, termasuk para calon mahasiswa baru akan digratiskan dari biaya sekolah dan kuliah.
“Insyaallah tahun pelajaran baru 2025, mulai SMA/SMK, S1, S2 dan S3 di Kalimantan Timur semuanya gratis,” katanya.
Bagi pelajar dan mahasiswa yang bukan semester awal, kata Rudy, diharapkan bersabar karena tahun ini Program Gratispol belum bisa diberikan penuh seluruhnya.
Namun patut diapresiasi, sebab belum genap dua bulan memimpin Kaltim, Gubernur Harum dan Wakil Gubernur Seno Aji sudah berhasil menyiapkan APBD sekitar Rp750 miliar untuk gaspol menyukseskan Program Gratispol ini.
Selanjutnya, Rudy menegaskan pada tahun 2026 mendatang pihaknya akan memberikan pendidikan gratis pada seluruh jenjang pendidikan. Oleh karena itu dirinya minta mahasiswa yang belum menerima pendidikan gratis agar sedikit bersabar.
“Tapi 2026 nanti, semuanya sudah harus free (gratis). Mulai tingkat pertama sampai tingkat akhir semua gratis,” tegas Gubernur lagi.
Gubernur Rudy mengaku dirinya dan Wakil Gubernur Seno Aji telah berkeliling ke 10 kabupaten dan kota di Kaltim untuk memastikan Program Gratispol bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan.
“Selain itu kami juga ingin memastikan, pembangunan insfratruktur dasar masyarakat berjalan baik,” tegas Gubernur.
Terakhir yang tidak kalah penting, Rudy meminta dukungan dan dorongan seluruh pihak termasuk kabupaten dan kota untuk berakselerasi dalam pembangunan untuk mencapai mimpi besar Kalimantan Timur yang sukses dan gemilang.