Insitekaltim, Samarinda – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal memanfaatkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di DPRD Kota Samarinda untuk memperkenalkan beragam produk olahan kepada masyarakat.
Salah satunya Heni Purwatuti, pemilik brand Teres Makmur yang menghadirkan produk amplang dengan sejumlah varian berbeda dalam kegiatan bazar tersebut.
Heni mengatakan amplang yang dijualnya tidak hanya dibuat dalam bentuk bulat seperti amplang pada umumnya. Ia mengembangkan produk tersebut menjadi bentuk stik sebagai salah satu bentuk kreativitas dalam menghadirkan variasi produk.
“Biasanya kan yang dibentuk bulat-bulat, ini ada yang dibentuk stik. Kreativitasnya,” ujar Heni saat ditemui di stan UMKM, Rabu, 26 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut Heni membawa beberapa varian amplang hasil produksinya sendiri. Produk yang ditawarkan terdiri dari amplang original, stik amplang, hingga stik amplang dengan varian buah naga.
Menurut Heni seluruh produk tersebut diolah sendiri. Pengembangan berbagai varian dilakukan untuk memberikan pilihan berbeda bagi konsumen terhadap produk olahan amplang yang dijualnya.
Heni mengaku sudah mempersiapkan diri sejak siang untuk mengikuti kegiatan bazar yang digelar DPRD Samarinda. Meski acara baru berlangsung pada sore hari, ia telah tiba di lokasi setelah waktu Zuhur untuk menyiapkan stan dan produknya.
“Saya datang tadi habis Zuhur. Padahal acaranya sore, tapi habis Zuhur saya sudah stand by,” katanya.
Keikutsertaan Heni dalam bazar tersebut diperoleh melalui jaringan kegiatan UMKM yang sebelumnya pernah diikutinya. Ia mengatakan selama ini cukup sering mengikuti bazar yang diselenggarakan sejumlah instansi, salah satunya Dinas Pangan.
Selain mengikuti bazar, produk Teres Makmur juga telah dipasarkan melalui sejumlah lokasi di Samarinda. Heni menyebut produknya tersedia di Farmer SCP dan Galeri UMKM. Sementara melalui Dinas Koperasi, produknya juga dititipkan di Sarinah.
Kehadiran Heni dalam bazar HUT RI ke-81 DPRD Samarinda menjadi salah satu bentuk keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan yang membuka ruang bagi produk lokal untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
Melalui beragam varian yang ditawarkan, Heni turut menunjukkan bahwa produk makanan lokal dapat terus dikembangkan melalui kreativitas, baik dari sisi bentuk maupun pilihan rasa.

