Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Agus Haris : Kita Tidak Mungkin Keluar dari Globalisasi, Makanya Tambah Ilmu
    DPRD Bontang

    Agus Haris : Kita Tidak Mungkin Keluar dari Globalisasi, Makanya Tambah Ilmu

    AdminBy AdminSeptember 28, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Agus Haris
    Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris saat memberi tanggapan kepada insitekaltim di ruang kerjanya (21/9/2020)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Mahasiswa di Kota Bontang memasuki tahun ajaran baru 2020/2021. Mahasiswa baru diberi waktu untuk pengenalan lingkungan kampus atau yang dikenal dengan orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek).

    Terkait hal itu Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris memberikan tanggapan bahwa ospek harus dengan pembinaan mental yang kokoh dan kuat untuk membangun bangsa karena mahasiswa ini adalah generasi penerus.

    Saat wawancara khusus dengan tim Insitekaltim, Agus Haris memaparkan ospek seharusnya dimanfaatkan pihak kampus untuk memperkenalkan diri kepada para mahasiswa baru.Tujuannya, agar para mahasiswa baru bisa lebih cepat beradaptasi dengan metode belajar dan lingkungan kampus.

    Agus Haris berpendapat tidak boleh lagi ada ospek yang melibatkan aktivitas fisik, seperti tahun-tahun sebelumnya.

    “Saya pikir orientasi masa penerimaan ini tidak perlu seperti dulu lagi, apalagi kalau ada orientasi secara fisik. Saya pikir tidak perlu lagi yang seperti itu. Tinggalkan pola-pola lama tentang orientasi yang sasarannya ke fisik” tegas Agus Haris, saat ditemui di ruangnya, Senin (28/9/2020).

    Ketua DPC Partai Gerindra tersebut mengatakan bahwa mahasiswa adalah penerus bangsa, seharusnya ospek difasilitasi dengan ilmu pengetahuan yang dapat membangun kecerdasan para mahasiswa.

    “Karena mahasiswa adalah generasi penerus, sehingga yang perlu banyak diisi oleh mereka adalah tentu ilmu pengetahuan yang banyak pada saat ospek,” terangnya.

    Agus Haris menambahkan sudah seharusnya ospek dilakukan dengan pembinaan mental yang kuat untuk membangun bangsa Indonesia, agar ospek tidak berakhir begitu saja, tidak ada artinya. Sebaiknya ada pengalaman baik yang diterima mahasiswa dari ospek tersebut.

    “Menurut saya, lebih baik kita lakukan pembinaan mental yang kokoh dan kuat untuk membangun bangsa karena mahasiswa adalah generasi penerus,” kata Agus.

    Akan jauh lebih bermanfaat jika mahasiswa diberi pembinaan mental keagamaan dan ilmu pengetahuan.

    “Mengapa? Karena kita ini tidak bisa lagi kan keluar dari era globalisasi. Lebih baik isi ilmu pengetahuan dan bentengi dengan mental keagamaan,” tandasnya.

    Agus Haris pun memberi semangat untuk para mahasiswa baru dan tidak lupa ia memberi pesan untuk seluruh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan.

    “Semangat selalu untuk para generasi penerus. Pesan saya tantangan dunia ini yang lebih penting, siapa yang mampu melihat peluang masa depan bangsa, itulah pemenangnya,” tegas Agus Haris.

    Agus haris DPRD Bontang Partai Gerindra Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Perkuat Kemandirian Warga, Novan Usulkan Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Rentan

    Juni 15, 2026

    Penduduk Samarinda Terus Bertambah, Yakob: Lapangan Kerja dan Tenaga Lokal Jadi Prioritas

    Juni 15, 2026

    Usai Gagal Kuorum, Nasib Hak Angket Gubernur Kaltim Ditentukan Akhir Bulan Juni

    Juni 15, 2026

    Tujuh Fraksi Kompak Soroti APBD Kaltim 2025 Turun Rp6 Triliun

    Juni 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.