Insitekaltim, Samarinda – Kota Samarinda berpeluang mendapatkan dukungan anggaran dari APBN 2027 untuk pengembangan transportasi massal. Pembahasan dukungan pemerintah pusat tersebut disebut telah memasuki tahap finalisasi.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan, dukungan dari pemerintah pusat menjadi salah satu dorongan yang dibutuhkan Samarinda untuk merealisasikan sistem transportasi massal di daerah.
“Dalam rangka untuk menciptakan transportasi massal di Samarinda, kita perlu dorongan. Salah satunya adalah support daripada APBN tahun 2027,” kata Deni saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda Rabu, 30 September 2026.
Menurut Deni, dirinya bersama Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda sebelumnya telah bertemu dengan perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan untuk membahas rencana transportasi massal tersebut.
Saat ini, pembahasan disebut telah berada pada tahap finalisasi. Deni berharap dalam waktu dekat Wali Kota Samarinda dapat bertemu langsung dengan pihak kementerian untuk membahas realisasi program tersebut.
DPRD Samarinda lanjutnya, mendukung pengembangan transportasi massal karena program tersebut dinilai dapat menjadi salah satu upaya mengurangi kemacetan sekaligus menata jumlah kendaraan di Kota Tepian.
“Artinya apa? mengurangi juga kemacetan yang ada di Kota Samarinda dalam rangka juga penataan jumlah kendaraan yang ada di Kota Samarinda,” ujarnya.
Deni mengatakan skema dukungan pemerintah pusat melalui subsidi transportasi massal sebelumnya telah diterapkan di Kota Balikpapan. Menurutnya, Balikpapan telah mendapatkan subsidi dari pemerintah pusat selama tiga tahun untuk mendukung operasional transportasi massal.
Karena itu, ia berharap Samarinda dapat memperoleh dukungan serupa mulai 2027.
“Nah, kita harapkan mudah-mudahan nanti di tahun 2027 Samarinda kebagian untuk bisa mendapatkan itu tadi,” katanya.
Ia menilai keberadaan transportasi massal diperlukan agar masyarakat memiliki alternatif selain menggunakan kendaraan pribadi. Dengan semakin banyak masyarakat menggunakan angkutan umum, penggunaan kendaraan pribadi diharapkan dapat ditekan.
Deni menambahkan, pembahasan transportasi massal tersebut masih terus dilakukan bersama pemerintah kota dan pemerintah pusat. DPRD, kata dia, akan terus memberikan dukungan terhadap proses tersebut.
“Ya artinya kita sangat support sekali. Kami dari DPRD memang itu kan dari dulu yang selalu kita gaung-gaungkan dan selalu kita inginkan,” pungkasnya.

