Insitekaltim, Samarinda – Kepastian pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 semakin terang.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim resmi menetapkan 64 cabang olahraga (cabor) dengan total 1.072 nomor pertandingan yang akan diperlombakan pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Penetapan itu dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Ketua Umum KONI Kaltim Nomor 048 yang ditandatangani Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy Syachrum didampingi Ketua Harian Nidya Listiyono dan Sekretaris Umum Abdul Muis.
Dokumen tersebut selanjutnya akan dikirimkan kepada jajaran KONI kabupaten/kota se-Kaltim sebagai acuan resmi dalam mempersiapkan kontingen masing-masing daerah.
Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy mengatakan, kepastian jumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan menjadi bagian penting bagi daerah untuk mulai menyusun strategi pembinaan serta mempersiapkan atlet yang akan diturunkan.
Dengan adanya SK tersebut, KONI kabupaten/kota memiliki dasar resmi untuk melakukan pemetaan dan seleksi atlet sesuai cabor dan nomor yang dipertandingkan.
“Penetapan ini menjadi acuan bagi KONI kabupaten dan kota untuk mempersiapkan atlet serta kontingennya,” ujar Anderiy, Senin 21 September 2026.
Setelah SK ditetapkan dan siap didistribusikan, tahapan persiapan selanjutnya akan berfokus pada aspek teknis penyelenggaraan.
KONI Kaltim akan berkoordinasi dengan jajaran KONI daerah dan panitia pelaksana untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal.
Dari total 64 cabor yang ditetapkan, sebanyak 59 cabor akan mendapatkan dukungan fasilitas dari Panitia Besar (PB) Porprov. Sementara lima cabor lainnya akan diselenggarakan melalui skema mandiri.
Porprov VIII Kaltim 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, yakni pada 14-27 November 2026. Kabupaten Paser menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut.
Rentang waktu tersebut disiapkan untuk mengakomodasi seluruh rangkaian pertandingan dari 1.072 nomor yang telah ditetapkan, mulai dari babak awal hingga final.
Setelah penerbitan SK, KONI Kaltim juga akan menggelar pertemuan Chief de Mission (CdM).
Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi antarkontingen untuk menyamakan pemahaman mengenai berbagai ketentuan administrasi maupun teknis pertandingan.
Selain koordinasi antarkontingen, persiapan juga diarahkan pada kesiapan venue. KONI Kaltim berencana melakukan peninjauan terhadap sejumlah arena pertandingan di Kabupaten Paser mulai bulan depan.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas yang akan digunakan memenuhi kebutuhan pertandingan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dibenahi sebelum Porprov resmi dimulai.

