Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi
    Olahraga

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026Updated:Oktober 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi atlet lari dengan bantuan kaki palsu yang digunakan oleh atlet penyandang disabilitas. (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kediri – Partisipasi penyandang disabilitas dalam kegiatan olahraga masih menjadi tantangan dalam pengembangan olahraga nasional. Dari sekitar 22,9 juta penyandang disabilitas, baru sekitar 11,6 persen yang tercatat aktif berolahraga.

    Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu pekerjaan penting dalam upaya menemukan dan mengembangkan bibit atlet disabilitas berprestasi. Semakin luas partisipasi masyarakat dalam olahraga, semakin besar pula peluang munculnya potensi atlet dari berbagai daerah.

    Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Rika Aninggar Fitriasari, dalam Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Kota Kediri, Minggu, 23 Agustus 2026.

    Menurut Rika, rendahnya partisipasi olahraga membuat potensi atlet disabilitas belum dapat berkembang secara optimal. Karena itu, pengembangan olahraga disabilitas tidak cukup hanya berfokus pada pembinaan atlet yang sudah ada, tetapi juga perlu memperluas akses masyarakat untuk mengenal dan mengikuti kegiatan olahraga.

    “Partisipasi yang tinggi ini menjadi kunci atau fondasi untuk menemukan potensi-potensi menjadi calon-calon atlet disabilitas yang berprestasi. Potensi ini tidak akan berkembang pesat dengan partisipasi yang rendah,” ujar Rika.

    Ia mengatakan, penggerak olahraga di daerah memiliki peran penting dalam menemukan potensi tersebut. Mereka tidak hanya dituntut mampu melatih calon atlet, tetapi juga mendampingi dan mengembangkan berbagai potensi olahraga yang dimiliki penyandang disabilitas.

    “Kami berharap kepada teman-teman bahwa jadilah pelatih yang menggerakkan, jadilah pendamping yang menguatkan dan jadilah pemimpin yang melahirkan perubahan,” katanya.

    Pengembangan pembinaan juga perlu menyesuaikan dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Rika menyebut metode pelatihan dapat terus dikembangkan, termasuk dengan memanfaatkan metode pembelajaran campuran atau blended learning agar pembinaan olahraga dapat menjangkau lebih banyak peserta.

    Di tingkat daerah, akses terhadap informasi dan kegiatan olahraga disabilitas masih menjadi kendala. Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Kediri, Nanda Mei Sholihah, mengatakan kondisi tersebut terutama dirasakan penyandang disabilitas yang tinggal di wilayah terpencil.

    Menurut Nanda, keterbatasan akses membuat pencarian calon atlet masih harus dilakukan secara langsung. Salah satu cara yang hingga kini dipertahankan adalah mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah untuk menemukan penyandang disabilitas yang memiliki ketertarikan dan potensi di bidang olahraga.

    “Sejauh ini masih menggunakan cara dari pintu ke pintu yang masih kita pertahankan untuk menarik potensi-potensi calon atlet muda yang memang tertarik di dunia olahraga disabilitas,” jelasnya.

    Ia menilai perlu adanya kolaborasi lebih luas untuk membuka akses olahraga bagi penyandang disabilitas. Dengan akses yang semakin terbuka, lebih banyak masyarakat dapat terlibat dalam aktivitas olahraga sekaligus memberi peluang bagi munculnya calon atlet berprestasi dari daerah.

    “Untuk itu kita bisa berkolaborasi dan berharap kita semua mendukung perkembangan olahraga disabilitas untuk teman-teman yang mungkin aksesnya masih kurang untuk bergabung,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Larangan Atlet Emas PON di Porprov, Samarinda Khawatir Target Juara Umum Terganggu

    September 24, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.