Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Baru 40 persen Ikuti BST, Nelayan Perlu Tingkatkan SDM, Ini Kata Kadis DKP3 Bontang
    Diskominfo Bontang

    Baru 40 persen Ikuti BST, Nelayan Perlu Tingkatkan SDM, Ini Kata Kadis DKP3 Bontang

    MartinusBy MartinusNovember 4, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Yuli – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Sebagai Kota dengan 70 persen hasil laut, Bontang pempunyai penduduk dengan profesi sebagai besar adalah nelayan. Tak jarang para nelayan harus berperang melawan alam untuk mencari nafkah. Ombak yang besar dan angin kencang sering kali membuat nelayan di Kota Bontang hilang, hal itu menjadi perhatian pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang.

    Menurut Kadis DKP3 Bontang, Aji Erlynawati, sekitar ratusan nelayan di Kota Bontang masih memerlukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mencari hasil ikan. Para nelayan tidak hanya mendapatkan bantuan sarana dan prasarana saja dari pemerintah, namun mereka juga memerlukan hak untuk menuntut ilmu.

    “Para nelaya perlu pelatihan yang namanya Basic Safety Traning (BST), untuk menjaga keselamatan mereka saat melaut,”katanya.

    Dengan BST, lanjut Aji Erlynawati, para nelayan bisa tau bagaimana caranya menghadapi gelombang besar, kapal yang terbakar, angin kencang dan hal hal yang berbahaya ketika melaut, hal itu bertujuan untuk menghindari terjadi peristiwa nelayan hilang saat melaut, menghadapi gelombang dan kapal terbakar.

    “Para nelayan di Kota Bontang tentu masih memerlukan pengetahuan akan penyelamatan diri, dan masalah -masalah yang terjadi saat berada di laut,”ujarnya.

    Selain itu, Lanjutnya, Menteri Perhubungan sebelumnya telah mewajibkan para nelayan untuk mengikuti BST, namun sayangnya di Kota Bontang baru 40 persen yang baru mengikuti BST.

    “Nelayan kita sudah 40 persen, dan ini yang merupakan prioritas kita, bagaimana nantinýa pemerintah bisa mendukung agar seluruh nelayan di Kota Bontang bisa mengikuti BST, mudahan kedepan bisa ditingkatkan lagi”tuturnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.