Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim
    Olahraga

    Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim

    AminahBy AminahJuni 14, 2026Updated:Juli 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Rektor IKIP PGRI Kaltim, Suriansyah (insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Riuh sorak dari arena pertandingan tak hanya menjadi milik para atlet karate yang berlaga di Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.

    Di balik suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tersebut, kampus juga sedang menguji satu gagasan yang kini menjadi arah baru pendidikan tinggi kampus yang berdampak langsung bagi masyarakat.

    Kejuaraan yang berlangsung 13–14 Juni 2026 itu diikuti 27 kontingen dengan sekitar 360 atlet dari berbagai daerah di Kaltim. Sebanyak 493 nomor pertandingan dipertandingkan dalam kategori kata dan kumite.

    Rektor IKIP PGRI Kaltim Suriansyah mengatakan penyelenggaraan kejuaraan merupakan bagian dari implementasi konsep kampus berdampak yang kini menjadi arah kebijakan pendidikan tinggi setelah program Merdeka Belajar.

    Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga harus terlibat langsung dalam praktik di lapangan.

    “Sebagian besar panitia kegiatan ini adalah mahasiswa. Mereka belajar mengelola pertandingan, melakukan evaluasi kegiatan, sampai menerapkan materi yang selama ini dipelajari di kelas,” ujarnya.

    Sejumlah mata kuliah, seperti manajemen pertandingan hingga kepelatihan olahraga, diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan turnamen tersebut.

    Karena itu, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau perolehan medali, tetapi juga dari pengalaman belajar yang diperoleh mahasiswa selama proses penyelenggaraan.

    Selain menjadi ruang praktik akademik, turnamen juga dimaksudkan untuk memperluas peran kampus dalam pembinaan masyarakat, khususnya di bidang olahraga.

    Karate bukan satu-satunya cabang yang akan dikembangkan. Sebelumnya kampus juga telah menggelar kegiatan serupa untuk silat, hapkido, hingga lomba ketangkasan baris-berbaris.

    “Kami ingin kampus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan pengembangan potensi,” katanya.

    Ia juga mengakui bahwa selama bertahun-tahun keberadaan IKIP PGRI Kaltim kurang dikenal luas karena lokasinya yang berada di kawasan permukiman.

    Melalui berbagai kegiatan terbuka, kampus berupaya memperkenalkan diri sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

    “Kalau orang tidak datang ke sini, mereka mungkin tidak tahu ada kampus yang lingkungannya asri dan aktif mengembangkan berbagai kegiatan,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Muhammad Rohadi mengatakan turnamen perdana tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan prestasi karate di Kaltim.

    “Pembinaan atlet tidak bisa hanya mengandalkan latihan. Mereka perlu kompetisi yang berkelanjutan agar kemampuan dan mental bertanding terus berkembang,” katanya.

    Penyelenggaraan turnamen perdana bukan perkara mudah. Keterbatasan anggaran membuat panitia harus mengandalkan dukungan sponsor dan berbagai pihak agar kegiatan tetap terlaksana.

    Meski demikian, antusiasme peserta menjadi sinyal bahwa kebutuhan terhadap kompetisi karate di daerah masih sangat tinggi.

    Ke depan, Rohadi berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin dengan dukungan yang lebih besar, sehingga mampu berkontribusi dalam pembinaan atlet sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi dalam pengembangan olahraga prestasi.

    Harapan itu bukan tanpa dasar. Pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional Perguruan Tinggi PGRI tahun 2025 di Madiun, mahasiswa IKIP PGRI Kaltim berhasil membawa pulang medali emas dan perak dari cabang karate.

    “Capaian itu menunjukkan bahwa perguruan tinggi juga bisa menjadi bagian penting dalam mencetak atlet berprestasi. Tinggal bagaimana pembinaan dan kompetisinya terus diperkuat,” tukasnya.

     



    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Larangan Atlet Emas PON di Porprov, Samarinda Khawatir Target Juara Umum Terganggu

    September 24, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    Ratu ArifanzaSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kekayaan kuliner tradisional Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu potensi yang terus…

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.