Insitekaltim, Samarinda – Kota Samarinda bersiap menjadi tuan rumah ajang bergengsi tingkat nasional, yakni Kejuaraan Judo Piala Kapolri yang diperkirakan akan diikuti sekitar seribu atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda Muslimin menyampaikan kejuaraan ini akan menjadi salah satu event besar yang melibatkan banyak pihak, baik dari pemerintah maupun stakeholder lainnya.
“Kurang lebih seribu atlet akan datang ke Samarinda untuk mengikuti kejuaraan ini,” ujarnya Jumat 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan kejuaraan tersebut akan terbagi dalam dua kategori, yakni Open Tournament yang menjadi bagian dari pengumpulan poin menuju Pekan Olahraga Nasional (PON), serta kategori khusus bagi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Masing-masing kategori diperkirakan diikuti oleh ratusan peserta. Untuk kategori umum, jumlah peserta diperkirakan mencapai 400 hingga 500 atlet, sementara kategori Polri juga berada di kisaran jumlah yang sama.
“Jadi totalnya memang cukup besar, karena ada dua kategori yang dipertandingkan,” jelasnya.
Rencananya, kejuaraan ini akan berlangsung selama beberapa hari, dengan jadwal yang masih menunggu kepastian resmi dari Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI).
Selain itu, pemerintah juga berharap kehadiran Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) untuk membuka secara langsung kegiatan tersebut.
“Kita berharap Kapolri bisa hadir membuka kegiatan ini,” katanya.
Meski menjadi event nasional, hingga saat ini pembiayaan kegiatan masih dalam tahap pembahasan dan menunggu arahan lebih lanjut dari Wali Kota Samarinda.
Nantinya, pelaksanaan kejuaraan ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga sektor swasta melalui skema CSR.
“Kalau kegiatan nasional seperti ini, pasti kita libatkan semua stakeholder untuk menyukseskannya,” ungkapnya.
Ia juga menilai bahwa kepercayaan menjadikan Samarinda sebagai tuan rumah merupakan peluang besar untuk memperkenalkan kota ini di tingkat nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor olahraga.
Selain itu, kejuaraan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dari sisi pembinaan atlet maupun peningkatan aktivitas ekonomi daerah.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan berbagai pihak, Samarinda optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.
“Kita ingin Samarinda dikenal sebagai tuan rumah yang baik dan mampu menyelenggarakan event nasional dengan maksimal,” tutupnya.
