
Insitekaltim, Samarinda — Banjarsari Catering menggelar kegiatan buka puasa bersama warga di kawasan Perumnas Juanda, Kota Samarinda, pada 18 Ramadan. Kegiatan sosial yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini dihadiri ratusan warga dari sekitar 10 hingga 15 rukun tetangga (RT) di lingkungan tersebut.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Rusdi Doviyanto yang juga merupakan pemilik Banjarsari Catering. Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya berbagi rezeki kepada masyarakat sekitar.
“Setiap tahun kami selalu mengadakan buka puasa bersama untuk warga sekitar, terutama warga di Perumnas Juanda ini yang kurang lebih ada 10 sampai 15 RT. Jadi kita berbagi rezeki dengan warga sekitar dan menikmati masakan Banjarsari bersama-sama,” ujar Dovi, Senin, 9 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 2.000 paket makanan berbuka puasa bagi masyarakat yang hadir. Selain makanan, panitia juga membagikan sejumlah suvenir kepada warga yang datang menghadiri, seperti sajadah, kerudung, tas, hingga sorban.
“Alhamdulillah selain buka puasa, kita juga memberikan suvenir kepada warga. Ya berupa sajadah, kerudung, tas ataupun sorban. Ini bentuk berbagi rezeki kepada warga sekitar yang hadir,” katanya.
Rusdi menjelaskan, kegiatan buka puasa bersama ini telah berlangsung selama kurang lebih 10 hingga 15 tahun dan tetap dilaksanakan secara konsisten setiap Ramadan. Sementara itu, usaha Banjarsari Catering sendiri telah berdiri sejak 1999 dan kini hampir memasuki usia 27 tahun.
“Kalau Banjarsari sudah 26 tahun sejak 1999, hampir 27 tahun. Untuk kegiatan buka puasa ini sudah berjalan mungkin sekitar 10 sampai 15 tahun, bahkan sebelum saya menjadi anggota dewan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemilihan tanggal 18 Ramadan memiliki makna khusus bagi keluarganya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen untuk mengenang almarhum ibundanya yang merupakan generasi pertama pendiri Banjarsari Catering.
“Kami selalu melaksanakan pada tanggal 18 Ramadan karena bertepatan dengan meninggalnya almarhum ibunda kami yang merupakan generasi pertama yang memiliki Banjarsari Catering,” ungkapnya.
Menurut Rusdi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pelaku usaha dengan masyarakat di sekitar lingkungan tempat ia tinggal dan usaha mereka.
“Tentunya sebagai pemilik usaha saya ingin membaur dengan warga. Jangan sampai tetangga ini cuma mencium baunya saja tapi tidak pernah mencicipi makanannya,” tuturnya.
Selain itu, Rusdi juga memastikan bahwa usaha catering yang dijalankannya tetap mematuhi kewajiban perpajakan, termasuk pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan minuman.
“Kalau pajak kami tertib. Untuk PB1 kami selalu bayar, terutama kalau berkaitan dengan kegiatan-kegiatan pemerintah,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun serta membawa keberkahan bagi usaha dan masyarakat sekitar.
“Dengan berbagi tentunya masyarakat mendoakan yang baik-baik. Harapannya untuk usaha kami ke depan semakin lancar dan barokah itu saja,” pungkasnya.
