Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Wagub Kaltim Dorong Lulusan Sarjana Lanjut S2, Manfaatkan Program Gratispol

    Oktober 21, 2026

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    Oktober 21, 2026

    Disdikbud Kaltim Siapkan PJJ Lagi Jika Asap Karhutla Memburuk, Kutim dan Berau Masih Belajar dari Rumah

    Oktober 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Komisi III DPRD Samarinda Soroti Konektivitas Drainase Kolam Retensi Sempaja
    DPRD Samarinda

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Konektivitas Drainase Kolam Retensi Sempaja

    RidhoBy RidhoMaret 4, 2026Updated:Maret 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar saat peninjauan kolam retensi berdekatan di SLI (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar menyoroti pentingnya konektivitas drainase pada kolam retensi di kawasan Sempaja, tepatnya di dekat Perumahan Sempaja Lestari Indah (SLI).

    Teks: Pintu air yang berlokasi di kolam retensi SLI (Insitekaltim/Ridho Wardhana)

    Dalam peninjauan tersebut, Deni menjelaskan bahwa kolam retensi seluas kurang lebih 2,6 hektare itu secara fisik telah rampung dibangun, termasuk pintu airnya. Namun, masih terdapat pekerjaan tambahan berupa penyambungan saluran drainase dari pintu air menuju drainase di Gang Ahim.

    “Kolam retensinya sudah selesai, pintu airnya juga sudah jadi. Tinggal tambahan untuk menyambungkan drainase dari pintu air menembus ke drainase di Gang Ahim,” ujar Deni, Rabu, 4 Maret 2026.

    Ia mengungkapkan, terdapat titik penyempitan saluran atau bottleneck di kawasan Gang Ahim menuju Simpang Empat Sempaja. Padahal, lokasi tersebut merupakan titik pertemuan aliran air dari Jalan PM Noor, AWS, dan Wahid Hasyim.

    “Catatan kita di Gang Ahim itu mengecil ketika mau ke Simpang Empat Sempaja. Ini bottleneck-nya ada di sana. Kalau daya tampungnya tidak sesuai, air akan kembali menjadi genangan dan ini tidak menyelesaikan masalah,” tegasnya.

    Menurutnya, pembangunan kolam retensi tidak hanya berfungsi sebagai penampung air, tetapi juga harus mampu mengatur aliran air agar berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, ia meminta Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan seluruh jaringan drainase saling terhubung.

    “Kita ingin blueprint-nya jelas. Jangan sampai kita bikin kolam retensi di sini tapi tidak terkoneksi dengan drainase yang ada. Sama saja bohong, ini tidak menanggulangi banjir namanya,” katanya.

    Terkait pekerjaan tambahan penyambungan drainase tersebut, Deni menyebut estimasi anggarannya sekitar Rp6 miliar. Anggaran itu, kata dia, kemungkinan diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni.

    “Kurang lebih angkanya Rp6 miliar. Kemungkinan di murni, tapi nanti Kabid SDA memastikan karena masih dalam tahap penyusunan pergeseran di DPA,” jelasnya.

    Ia juga memastikan bahwa persoalan pembebasan lahan untuk mendukung pekerjaan tersebut telah diselesaikan. Meski sebelumnya sempat terjadi persoalan sosial, kini status kepemilikan lahan telah dinyatakan jelas dan sesuai peruntukan.

    Selain itu, Deni mengingatkan bahwa persoalan banjir di Samarinda tidak terlepas dari semakin berkurangnya kawasan resapan air akibat pesatnya pembangunan. Ia menilai, pembangunan di wilayah tangkapan air harus menjadi perhatian serius pemerintah.

    “Terus terang saja, Samarinda ini sudah susah resapan air karena banyaknya bangunan, baik perumahan maupun lainnya, yang dibangun di wilayah resapan. Semestinya kita tidak boleh lagi ada bangunan di atas tangkapan air karena itu mengurangi kapasitas daya tangkap dan menimbulkan banjir,” ujarnya.

    Komisi III DPRD Samarinda akan terus mengawal, program pengendalian banjir agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

    “Poin paling penting, drainase yang dibangun itu harus sesuai peruntukannya dan memang tujuannya untuk mengurangi banjir di Kota Samarinda,” pungkasnya.

     

    Deni Hakim Anwar DPRD Samarinda Drainase Kolam Retensi Penanganan Banjir
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    Oktober 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Wagub Kaltim Dorong Lulusan Sarjana Lanjut S2, Manfaatkan Program Gratispol

    Ratu ArifanzaOktober 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mendorong lulusan perguruan tinggi melanjutkan…

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    Oktober 21, 2026

    Disdikbud Kaltim Siapkan PJJ Lagi Jika Asap Karhutla Memburuk, Kutim dan Berau Masih Belajar dari Rumah

    Oktober 21, 2026

    Status Darurat Karhutla Samarinda Dievaluasi, Pemkot Pantau Kualitas Udara dan Ketersediaan Air

    Oktober 21, 2026

    Saefuddin Zuhri: Santri Harus Berilmu, Berakhlak, dan Siap Membawa Perubahan

    Oktober 21, 2026
    1 2 3 … 3,396 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.