Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Domino Naik Kelas! Kejuaraan ORADO Kaltim Jadi Panggung Lahirkan Atlet Menuju Nasional

    April 11, 2026

    PSBS Biak Hadapi Laga dengan Persiapan Terbatas, Marian Mihail Tetap Optimistis Raih Hasil Positif

    April 11, 2026

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Puasa Aman bagi Penderita GERD, Dokter Tirta Ungkap Kunci Pola Makan dan Obat
    Kesehatan

    Puasa Aman bagi Penderita GERD, Dokter Tirta Ungkap Kunci Pola Makan dan Obat

    RidhoBy RidhoFebruari 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi Edukasi Dokter Tirta di Youtube (Screenshot Youtube)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Masyarakat yang memiliki riwayat penyakit lambung seperti gastritis dan gastroesophageal reflux disease (GERD) diimbau untuk lebih cermat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. Lambung yang kosong selama berjam-jam berpotensi memicu kekambuhan apabila tidak diimbangi dengan pola makan dan pengobatan yang tepat.

    Hal tersebut disampaikan Dokter Tirta dalam sesi edukasi kesehatan mengenai puasa bagi penderita gangguan lambung yang diunggah di kanal YouTube Tirta PengPengPeng, Kamis, 19 Februari 2026.

    Dokter Tirta menjelaskan, secara medis penderita asam lambung tetap dapat menjalankan puasa, namun tubuh memerlukan proses adaptasi. Kondisi lambung yang kosong selama hampir 12 jam dinilai cukup berisiko memicu kekambuhan bila tidak diantisipasi dengan baik.

    “Secara realistis, bagi yang punya riwayat penyakit lambung, puasa memang rentan memicu kambuh. Tubuh harus beradaptasi karena lambung kosong dalam waktu lama,” ujarnya.

    Ia menekankan pentingnya konsumsi obat lambung sesuai anjuran dokter, terutama saat berbuka puasa dan sahur. Konsumsi obat secara teratur dinilai mampu membantu menjaga kestabilan produksi asam lambung selama menjalani ibadah puasa.

    Selain pengobatan, pola makan saat berbuka puasa juga menjadi perhatian utama. Dokter Tirta menyarankan agar masyarakat tidak langsung mengonsumsi makanan berat.

    “Saat berbuka sebaiknya diawali dengan air putih dan kurma, lalu makan secara bertahap. Jangan langsung makan berat karena lambung bisa kaget dan memicu nyeri,” jelasnya.

    Sementara pada waktu sahur, ia menganjurkan menu yang lembut dan mudah dicerna, seperti jus alpukat atau makanan bergizi seimbang, untuk membantu menjaga kondisi lambung tetap stabil. Porsi makan berlebihan juga perlu dihindari.

    “Makan secukupnya saja. Kalau terlalu kenyang, tekanan pada lambung meningkat dan itu bisa memicu GERD,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Dokter Tirta menegaskan bahwa penderita penyakit lambung tetap diperbolehkan berpuasa selama kondisi tubuh memungkinkan dan pengaturan dilakukan dengan tepat. Namun, apabila keluhan muncul dalam kondisi berat, terdapat keringanan untuk tidak melanjutkan puasa.

    “Kalau kambuhnya berat saat berpuasa, seperti nyeri hebat atau muntah di siang hari, maka tidak diwajibkan melanjutkan puasa. Boleh dibatalkan dan segera periksa ke dokter,” tegasnya.

    Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri menjalankan puasa ketika kondisi kesehatan tidak memungkinkan.

    Menurutnya, kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Dengan pengaturan pola makan yang baik, konsumsi obat secara teratur, serta konsultasi medis rutin, penderita penyakit lambung tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.

     

    Dokter Tirta GERD Kesehatan Puasa Ramadan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Ismed Tegaskan Makan Berlemak Saat Lebaran Aman, Asal Tak Berlebihan

    Maret 25, 2026

    Kadinkes Samarinda Ingatkan Risiko Penularan Penyakit di Kolam Renang Umum

    Maret 25, 2026

    Penyakit Pernapasan dan Pencernaan Dominasi Pasca Libur, Kadinkes Samarinda Imbau Jaga Lingkungan

    Maret 25, 2026

    Puasa Bersama Wartawan, Andi Harun Tegaskan Pemkot Tak Tutupi Kekurangan Pembangunan

    Maret 13, 2026

    Momentum Ramadan, Badak LNG dan SKK Migas Bagikan 1.000 Paket Bapokting

    Maret 10, 2026

    Dinsos Samarinda Pastikan Layanan BPJS Tetap Berjalan Meski Ada Penyesuaian Data Peserta

    Maret 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Domino Naik Kelas! Kejuaraan ORADO Kaltim Jadi Panggung Lahirkan Atlet Menuju Nasional

    Andika SaputraApril 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kejuaraan Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya…

    PSBS Biak Hadapi Laga dengan Persiapan Terbatas, Marian Mihail Tetap Optimistis Raih Hasil Positif

    April 11, 2026

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.