Insitekaltim, Samarinda — Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri menegaskan kegiatan retreat yang akan digelar JMSI Kaltim pada 2026 menjadi agenda perdana yang difokuskan pada pembentukan karakter wartawan yang berwawasan nasional, berintegritas, dan profesional.
Ia menjelaskan, retreat tersebut menjadi yang pertama kali digelar JMSI di Kaltim dan dirancang sebagai ruang pembelajaran yang berbeda dari pelatihan jurnalistik pada umumnya. Tidak hanya berlangsung di dalam ruangan, kegiatan ini juga akan dilakukan di lapangan untuk membangun kepekaan wartawan terhadap lingkungan dan persoalan sosial masyarakat.
“Tujuan utama retreat ini adalah membentuk karakter wartawan Kaltim. Bukan hanya bisa menulis, tapi juga memahami etika, hukum pidana, Undang-Undang Pers, serta memiliki keberanian dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi,” ujarnya Senin, 19 Januari 2026.
Menurutnya, wartawan tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis menulis, tetapi juga harus memiliki pola pikir positif, keberanian bersikap, serta pemahaman hukum agar tidak terjerat persoalan hukum di kemudian hari. Melalui retreat ini, peserta diharapkan memperoleh bekal yang kuat sebelum terjun langsung ke lapangan.
Ia menyebut, JMSI Kaltim akan menghadirkan sejumlah pemateri berkompeten, di antaranya praktisi hukum dan wartawan senior nasional. Salah satunya adalah Paulinus Dugis pengacara yang dikenal aktif membela masyarakat kecil dan kerap menjadi sorotan publik serta Suryatman wartawan senior yang diharapkan dapat membagikan pengalaman dan materi untuk meningkatkan kreativitas, efektivitas, dan inovasi wartawan.
“Wartawan harus kreatif, inovatif, dan efektif. Tidak hanya menulis tapi mampu menyampaikan informasi ke publik secara tepat dan bertanggung jawab,” kata Sukri.
Retreat ini diikuti peserta terbatas dan diprioritaskan bagi anggota JMSI Kaltim. Namun ke depan, kegiatan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan dengan skala lebih besar dan melibatkan peserta dari luar daerah.
Ia berharap, retreat JMSI Kaltim dapat menjadi contoh bagi JMSI di daerah lain di Indonesia dalam membangun kualitas dan karakter wartawan yang profesional serta beretika.

