Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat, mulai dari jenjang SMA/SMK dan MA hingga perguruan tinggi strata satu (S1), strata dua (S2), dan strata tiga (S3).
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menegaskan, program pendidikan gratis tersebut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Benua Etam.
Ia menyampaikan, program tersebut telah berjalan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memenuhi persyaratan administrasi. Salah satu ketentuan utama penerima manfaat adalah memiliki KTP Kaltim serta telah berdomisili di wilayah Benua Etam minimal selama tiga tahun.
“Program pendidikan gratis ini sudah berjalan mulai dari pendidikan gratis bagi anak SMA, SMK, dan MA, termasuk pemberian seragam gratis, hingga pendidikan S1, S2, dan S3 di seluruh universitas yang ada di Kaltum,” katanya Minggu, 11 Januari 2026.
Seno Aji juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa belum terakomodasi dalam program tersebut untuk menyampaikan laporan kepada pemerintah. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi agar pelaksanaan program tepat sasaran.
“Kalau ada yang belum mendapatkan program ini silakan disampaikan kepada kami. Kami akan melihat kendalanya karena memang ada persyaratan yang harus dipenuhi,” jelasnya.
Selain sektor pendidikan, Pemprov Kaltim juga menggulirkan program sosial keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya adalah program umrah gratis bagi penjaga rumah ibadah.
Menurut Seno Aji, hingga saat ini sekitar 900 penjaga masjid dan rumah ibadah telah diberangkatkan melalui program tersebut, dan pelaksanaannya akan terus berlanjut hingga tahun 2026.
“Program umrah gratis bagi penjaga rumah ibadah sudah berjalan dan akan terus bergulir hingga 2026. Ini merupakan bagian dari program unggulan dan prioritas pemerintah,” ungkapnya.
Di bidang pembangunan, Pemprov Kaltim juga menegaskan komitmennya terhadap pemerataan infrastruktur. Perbaikan jalan dan infrastruktur dasar terus dilakukan, termasuk di wilayah terpencil seperti Kabupaten Mahakam Ulu dan Berau.
Melalui sinergi program pendidikan, sosial, dan pembangunan infrastruktur, Pemprov Kaltim berharap dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kaltim.

