Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026

    Samarinda Perketat Seleksi Atlet Porprov, Cabor Penyumbang Emas Jadi Prioritas

    Juni 18, 2026

    Masuji Tahap Akhir, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Jadi Harapan Pariwisata Berkelanjutan Kaltim

    Juni 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Insiden Tongkang di Sungai Mahakam, Satpol PP Pastikan Tak Ada Benturan dengan Jembatan
    Samarinda

    Insiden Tongkang di Sungai Mahakam, Satpol PP Pastikan Tak Ada Benturan dengan Jembatan

    RidhoBy RidhoJanuari 4, 2026Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah saat ditemui awak media
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan kapal tongkang batu bara tidak menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) dan tidak melakukan aktivitas pengolongan di bawah jembatan tersebut pada kejadian dini hari Minggu, 4 Januari 2026.

    Teks: Salah satu rumah warga yang terdampak

    Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kaltim Edwin Noviansyah menegaskan, hasil verifikasi sementara menunjukkan tidak adanya benturan antara tongkang dengan struktur jembatan.

    “Kapal penarik batu bara ini tidak menabrak pilar jembatan dan tidak melakukan pengolongan di bawah Jembatan Mahulu. Kapal hanya sempat bersandar,” ujar Edwin saat ditemui awak media.

    Edwin menjelaskan, insiden terjadi saat kapal penarik tongkang bermanuver di perairan Sungai Mahakam. Namun, tali yang menghubungkan kapal penarik dengan tongkang terlepas, sehingga tongkang kehilangan kendali dan menyenggol rumah warga di bantaran sungai dengan jarak sekitar tiga meter.

    “Tali kapal penarik tongkang terlepas sehingga tongkang tidak terkendali dan mengenai rumah warga yang berada di pinggiran Sungai Mahakam,” ungkapnya.

    Meski dipastikan tidak menabrak jembatan, Edwin menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan melakukan pengecekan lebih mendalam terhadap Jembatan Mahulu. Hal ini dilakukan karena tongkang sempat tertahan di bawah jembatan sebelum akhirnya bergeser mengikuti arus sungai.

    “Untuk sementara kami akan melakukan penutupan arus di bawah maupun di atas jembatan, sambil berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP),” katanya.

    Akibat kejadian tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan pada bagian belakang rumah khususnya area dapur. Sejumlah barang milik warga dilaporkan rusak dan hanyut ke sungai.

    “Perkakas dapur yang terdampak antara lain mesin cuci, kulkas, dan peralatan dapur lainnya termasuk tambak atau keramba warga di perairan Sungai Mahakam,” jelas Edwin.

    Ia menegaskan, insiden ini akan diinvestigasi lebih lanjut oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama dinas terkait lainnya. Satpol PP Kaltim juga akan memasang spanduk larangan aktivitas pengolongan di sekitar jembatan selama proses investigasi berlangsung.

    “Kami akan memasang spanduk larangan agar tidak ada aktivitas pengolongan, khususnya bagi kapal dengan panjang di atas 300 feet selama masa investigasi,” ujarnya.

    Edwin juga mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar lebih waspada terhadap potensi bahaya. Menurutnya, Sungai Mahakam merupakan jalur lintasan kapal-kapal besar dengan tingkat risiko yang cukup tinggi.

    “Risikonya besar. Sewaktu-waktu bencana bisa terjadi karena Sungai Mahakam menjadi jalur lalu lintas kapal besar,” katanya.

    Menutup keterangannya, Edwin berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan keselamatan, termasuk mempertimbangkan untuk berpindah ke wilayah daratan yang lebih aman. Ia juga memastikan akan ada rapat lanjutan dengan pihak kapal dan instansi terkait untuk membahas penanganan warga terdampak.

    “Rapat direncanakan akan dilaksanakan secepatnya, kemungkinan Senin ini tergantung kesiapan dinas teknis dalam mengundang pihak-pihak terkait,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    Juni 4, 2026

    Masih Berbelit, Pengusaha Minta Penyederhanaan Perizinan Reklame

    Juni 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    R’syaJuni 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hujan yang mengguyur Kota Samarinda sepanjang Kamis 18 Juni 2026 siang, menyebabkan…

    Samarinda Perketat Seleksi Atlet Porprov, Cabor Penyumbang Emas Jadi Prioritas

    Juni 18, 2026

    Masuji Tahap Akhir, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Jadi Harapan Pariwisata Berkelanjutan Kaltim

    Juni 18, 2026

    Hoaks Kian Mengancam, Faisal Minta KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Informasi di Daerah

    Juni 18, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026
    1 2 3 … 3,153 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.