Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui berbagai aktivitas bela negara yang menanamkan nilai disiplin, solidaritas, dan loyalitas. Upaya tersebut dinilai strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur Sri Wahyuni menyampaikan, salah satu bentuk konkret pembinaan karakter dilakukan melalui kegiatan baris-berbaris yang melibatkan pelajar serta pemuda. Kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi sarana pendidikan karakter yang menekankan pentingnya kedisiplinan, kekompakan, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.
“Baris-berbaris tidak akan berjalan dengan baik tanpa kedisiplinan dan kepatuhan terhadap pimpinan. Nilai inilah yang ingin ditanamkan kepada anak-anak muda agar terbiasa dengan tanggung jawab dan aturan,” ujarnya.
Menurut Sri Wahyuni, pembinaan karakter melalui aktivitas bela negara menjadi semakin relevan di tengah tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Perubahan sosial yang cepat, pengaruh teknologi, serta tantangan lingkungan menuntut generasi muda memiliki ketangguhan mental, disiplin, dan rasa kebersamaan yang kuat.
Ia menilai disiplin dan solidaritas merupakan modal sosial penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan berdaya saing.
Oleh karena itu, pendidikan karakter berbasis bela negara perlu dilaksanakan secara berkelanjutan serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.
Sri Wahyuni berharap kegiatan bela negara tidak berhenti pada satu bentuk aktivitas, tetapi terus dikembangkan melalui berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Program-program tersebut diharapkan mampu mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial, kepedulian lingkungan, serta aksi-aksi kemanusiaan.
“Bakti kepada negara tidak hanya ditunjukkan melalui kegiatan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar,” katanya.
Pemerintah Provinsi Kaltim lanjut Sri Wahyuni, berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan bela negara yang relevan dan aplikatif.
Upaya ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi penerus bangsa yang disiplin, peduli, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Kami berkomitmen mendorong bela negara yang relevan agar generasi muda disiplin, peduli, dan siap berkontribusi,” pungkasnya.

