Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemerdekaan Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Gerakan Pemuda Bontang

    Agustus 16, 2026

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kaltim Tuntut Keadilan Fiskal, Viktor Yuan: Kita Harus Bersatu Perjuangkan Hak Daerah Penghasil SDA
    DPRD Samarinda

    Kaltim Tuntut Keadilan Fiskal, Viktor Yuan: Kita Harus Bersatu Perjuangkan Hak Daerah Penghasil SDA

    GilangBy GilangNovember 12, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Samarinda, Viktor Yuan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memangkas Dana Bagi Hasil (DBH) mendapat sorotan tajam dari Anggota DPRD Samarinda, Viktor Yuan.

    Hal itu disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat Terkait Kebijakan Pemangkasan Dana Bagi Hasil Terhadap Kaltim, di Ruang Rapat Gedung E DPRD Kaltim pada Selasa, 11 November 2025.

    Ia menilai langkah tersebut membawa dampak besar terhadap jalannya pembangunan dan perencanaan keuangan di Kalimantan Timur (Kaltim) yang memiliki karakteristik berbeda dari daerah lain.

    “Kaltim ini kan memiliki spesifikasi khusus yang seharusnya menjadi pertimbangan tersendiri dalam penetapan kebijakan fiskal oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

    Ia mengatakan, keputusan pemangkasan DBH tersebut berdampak langsung terhadap berbagai program pembangunan yang telah direncanakan baik oleh DPRD maupun oleh pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

    “Jadi banyak sekali dampak terhadap pemotongan ini. Banyak sekali dampaknya yang terjadi di Kaltim. Rencana-rencana yang dibuat oleh anggota DPRD, rencana-rencana yang dibuat oleh kepala daerah. Itu banyak yang akhirnya tidak bisa dilakukan,” ungkap Viktor.

    Dengan kondisi tersebut, harus segera disikapi secara kolektif oleh seluruh pihak di Kaltim, langkah yang diusulkan ialah saling bersinergi antar masyarakat, DPRD, dan pemerintah provinsi untuk memperjuangkan hak keuangan daerah yang dinilai belum sepenuhnya adil.

    “Saya pikir kita harus bersatu padu bergotong-royong untuk bersama-sama menyuarakan ini,” tegasnya.

    Politikus Demokrat itu juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas kabupaten/kota dalam mencari solusi bersama.

    Ia mengusulkan, agar pimpinan DPRD Kaltim segera memfasilitasi pertemuan besar yang melibatkan seluruh anggota DPRD dari 10 kabupaten/kota di Benua Etam.

    “Saya tadi minta kepada pimpinan rapat untuk segera mengundang seluruh anggota DPRD yang ada di 10 kabupaten/kota untuk bersama-sama membahas ini. Kita mencari strategi-strategi baru,” ucapnya.

    Ia berharap dengan kerja sama yang solid antar instansi dan dukungan masyarakat, suara Kaltim dapat lebih kuat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat.

    Secara tegas mengatakan, Kaltim mebagai daerah penghasil sumber daya alam yang besar, memiliki kontribusi signifikan terhadap pendapatan nasional. Maka, kebijakan fiskal semestinya memperhatikan keseimbangan dan keadilan bagi daerah yang memiliki peran strategis tersebut.

    Menurutnya langkah bersama itu bukan sekadar upaya menolak kebijakan, tetapi juga bentuk perjuangan untuk memastikan agar pembangunan di Kaltim tidak terhambat akibat keterbatasan dana transfer dari pusat.

    “Dengan koordinasi dan strategi yang matang, pemerintah daerah dan DPRD dapat mencari solusi konkret untuk menekan dampak pemangkasan itu terhadap program prioritas publik seperti pendidikan, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

     

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemerdekaan Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Gerakan Pemuda Bontang

    R’syaAgustus 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, tantangan perjuangan bagi generasi muda dinilai…

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.