Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Dukung Festival Jembayan Masuk Kalender Daerah
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Dukung Festival Jembayan Masuk Kalender Daerah

    SittiBy SittiJuli 18, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim Guntur
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Festival Jembayan Kampung Tuha (FJKT) dinilai layak masuk dalam kalender budaya resmi Kalimantan Timur (Kaltim). Anggota DPRD Kaltim Guntur menyebut agenda tahunan di Desa Jembayan, Kutai Kartanegara, itu tak sekadar seremonial, tetapi mengandung nilai sejarah dan budaya yang kuat, serta mampu memperkuat identitas sosial masyarakat.

    “Festival ini bukan hanya hiburan. Ada pesan sejarah, nilai gotong royong, dan ziarah leluhur yang menjadi fondasi kultural masyarakat Jembayan. Ini harus dirawat dan diperkuat,” ujar Guntur belum lama ini.

    Menurut Guntur, kegiatan seperti FJKT seharusnya tidak berdiri sendiri atau bergantung pada inisiatif desa semata. Ia berharap pemerintah daerah menjadikan FJKT sebagai bagian dari agenda resmi tahunan, lengkap dengan dukungan anggaran dan promosi budaya.

    “Sudah enam kali digelar dan tetap konsisten, ini bukti bahwa masyarakat peduli akan akar budayanya. Pemerintah daerah perlu mengapresiasi dan memberi tempat lebih,” katanya.

    Guntur mengapresiasi tokoh adat dan panitia penyelenggara yang telah menjaga nilai-nilai luhur di balik kegiatan tersebut. Ia bahkan baru mengetahui bahwa ziarah ke makam leluhur adalah bagian tak terpisahkan dari peringatan Hari Jadi Desa Jembayan.

    “Minimal kalau memperingati ulang tahun desa, kita mulai dengan ziarah. Saya juga baru tahu tradisi itu sudah mengakar kuat. Ini bukan sekadar formalitas,” ujarnya.

    Politisi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara itu juga mengingatkan pentingnya merawat semangat gotong royong yang mulai luntur. Ia menilai, gotong royong bukan hanya warisan sosial, tetapi juga modal utama dalam membangun desa dan memperkuat kohesi sosial di tengah perubahan zaman.

    “Dulu orang tua kita mengedepankan gotong royong. Ini yang sekarang mulai hilang. Jangan sampai kegiatan seperti festival hanya jadi euforia tanpa makna,” ucapnya.

    Lebih jauh, Guntur mendorong agar muatan budaya dan nilai edukatif dalam festival ditingkatkan. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menikmati acara, tetapi juga memahami nilai-nilai yang diwariskan para leluhur.

    “Festival ini harus menjadi ruang belajar dan refleksi bersama. Dari sejarah, kita bisa membangun masa depan dengan lebih kuat,” pungkasnya.

    FJKT tahun ini digelar dengan beragam kegiatan, mulai dari upacara adat, ziarah makam leluhur, pentas seni budaya, hingga kegiatan sosial warga. Festival tersebut telah menjadi ruang kolektif warga Jembayan untuk merayakan identitas lokal mereka.

    Jika pemerintah daerah merespons dukungan ini dengan kebijakan konkret, bukan tidak mungkin Festival Jembayan Kampung Tuha akan tumbuh menjadi magnet budaya sekaligus destinasi wisata berbasis sejarah dan tradisi di Kaltim.

    Festival Jembayan FJKT Guntur
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.