Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pemprov Kaltim Fokus Pemerataan Pembangunan Rumah Layak Huni Hingga Wilayah Terpencil
    Diskominfo Kaltim

    Pemprov Kaltim Fokus Pemerataan Pembangunan Rumah Layak Huni Hingga Wilayah Terpencil

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 9, 2025Updated:Juli 9, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat Arief Murdiyatno
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmen untuk mendorong pembangunan rumah layak huni yang merata di seluruh kabupaten dan kota, termasuk wilayah-wilayah terluar seperti Mahakam Ulu.

    Hal ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat Arief Murdiyatno usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltim ke-22 di Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Rabu, 9 Juli 2025.

    Arief menyebut bahwa pembangunan rumah layak huni bukan hanya berfokus di kota-kota besar, namun juga menyasar daerah yang masih memiliki angka kemiskinan dan ketimpangan infrastruktur yang tinggi. Oleh karena itu, upaya awal yang dilakukan pemerintah adalah melakukan identifikasi wilayah prioritas.

    “Kita berharap semua daerah bisa merata. Jadi tahap awal memang ada proses identifikasi daerah-daerah mana yang memang layak dan membutuhkan. Dalam hal ini, kita libatkan pemerintah daerah setempat (RT, desa, kecamatan, dan kabupaten),” jelasnya.

    Identifikasi tersebut, lanjut Arief, akan menjadi dasar dalam menyusun program pembangunan rumah layak huni secara tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa Pemprov Kaltim memiliki Badan Pengelola Rumah Layak Huni yang berada di bawah koordinasi biro terkait, dan badan ini akan melakukan verifikasi serta pengecekan langsung ke lokasi bersama pemerintah setempat.

    “Kami memiliki Badan Pengelola Rumah Layak Huni di bawah biro. Mereka akan turun ke lapangan bersama pemda untuk mengecek langsung, memastikan bahwa lokasi memang layak dibantu,” ujarnya.

    Arief optimistis bahwa seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur pada dasarnya telah memiliki program serupa, meski kapasitas atau jumlah unit rumah yang dibangun bisa saja berbeda antarwilayah. Oleh karena itu, ia berharap ada peningkatan sinergi antarinstansi agar target pemerataan bisa dicapai.

    “Kalau saya lihat, semua kabupaten/kota sudah ada program pembangunan rumah layak huni. Hanya saja, mungkin unitnya masih berbeda-beda. Harapan kami, nanti bukan hanya kota-kota besar yang dibantu, tetapi juga sampai ke Mahulu,” katanya.

    Salah satu tantangan utama dalam pembangunan di wilayah terpencil seperti Mahakam Ulu adalah persoalan infrastruktur, terutama akses jalan. Arief menegaskan bahwa kondisi jalan yang baik akan sangat menentukan kelancaran distribusi material bangunan seperti semen dan batu, yang kerap menjadi kendala logistik.

    “Kita tahu bahwa ketika kita ingin membangun rumah, mobilisasi material seperti semen dan batu itu sangat penting. Tapi kalau infrastrukturnya belum bagus, harga bisa jauh berbeda dan distribusi bisa terkendala. Maka kita juga dorong perbaikan jalan sebagai pendukung utama program ini,” jelasnya.

    Arief menyatakan bahwa Pemprov Kaltim menargetkan pembangunan unit rumah layak huni dapat merata di seluruh wilayah pada tahun ini. Dengan infrastruktur yang membaik dan perencanaan yang matang, ia yakin lebih banyak masyarakat bisa menikmati manfaat program ini secara adil.

    “Kita ingin tahun ini pembangunan rumah layak huni benar-benar merata di seluruh kabupaten/kota. Kalau infrastruktur bagus dan distribusi lancar, kita bisa bangun lebih banyak unit, termasuk di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau,” pungkasnya.

    Pemerintah Provinsi Kaltim pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD dan pemerintah kabupaten/kota, untuk terus bersinergi mendorong kesejahteraan rakyat melalui hunian yang sehat, aman, dan layak huni. (Adv/Diskominfokaltom)

    Editor: Sukri

    arief Murdiyanto Pemprov Kaltim rumah layak huni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    4.047 Bendera Dibagikan di Kaltim, Kesbangpol Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

    Agustus 9, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    Agustus 8, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Kaltim-Jateng Sepakati Kerja Sama 10 Sektor, Rudy Mas’ud Dorong Perluasan Komoditas di Luar Batu Bara

    Agustus 6, 2026

    Kontingen Pramuka Kaltim Naik Kapal ke Jamnas XII, Seno Aji: Efisiensi Sekaligus Bangun Kebersamaan

    Agustus 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.