Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    Juni 7, 2026

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pemprov Kaltim Sisir Program SKPD yang Terancam Gagal Terealisasi
    Diskominfo Kaltim

    Pemprov Kaltim Sisir Program SKPD yang Terancam Gagal Terealisasi

    SittiBy SittiMei 14, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah melakukan penyisiran berbagai program dan kegiatan di lingkungan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berpotensi tidak terealisasi hingga akhir tahun anggaran 2025.

    Langkah ini menjadi bagian dari agenda penguatan koordinasi dan percepatan kinerja setelah adanya pergantian kepemimpinan di awal Mei lalu.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan hal ini usai memimpin rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu 14 Mei 2025, bersama seluruh kepala perangkat daerah.

    Dalam pertemuan itu, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa evaluasi dilakukan untuk memetakan hambatan riil di lapangan serta mengidentifikasi program yang berisiko tidak dapat diselesaikan tepat waktu.

    “Jadi rakor ini adalah bagian dari tindak lanjut briefing sebelumnya. Kita ingin mengetahui secara langsung apa saja yang menjadi kendala di perangkat daerah, terutama dalam mengejar capaian kinerja. Apalagi setelah transisi kepemimpinan yang baru selesai di bulan Mei ini,” ujar Sri Wahyuni usai rapat.

    Dalam rapat tersebut, Sri Wahyuni meminta seluruh SKPD menyerahkan data kegiatan yang masuk dalam prognosis hingga Desember 2025. Informasi itu kini sedang direkap sebagai bahan analisis terhadap tingkat serapan dan pelaksanaan program.

    “Kami minta data dari semua perangkat daerah, termasuk kegiatan yang mungkin baru akan berjalan pada bulan Juni atau Juli. Dari situ kita bisa lihat sisa waktu semester kedua ini, berapa persen yang realistis bisa diserap,” lanjutnya.

    Salah satu tantangan teknis yang juga mengemuka adalah perubahan sistem katalog pengadaan barang dan jasa dari versi 5 ke versi 6. Pergantian sistem ini turut memengaruhi proses pelaksanaan sejumlah program yang menggunakan mekanisme e-katalog.

    Sri Wahyuni menyampaikan, Biro Pengadaan Barang dan Jasa telah melakukan sosialisasi kepada SKPD untuk penyesuaian dengan versi terbaru.

    “Ada penyesuaian teknis, dan memang butuh waktu untuk semua pihak menyesuaikan dengan sistem baru. Tapi sosialisasi dari Biro PBJ sudah berjalan, harapannya ke depan pelaksanaan lebih baik,” tambahnya.

    Selain menyoroti sisi teknis, rakor juga menjadi momentum untuk mengkaji kemungkinan realokasi program. Beberapa kegiatan yang dinilai tidak mungkin terlaksana dalam sisa waktu yang ada akan dikaji ulang, termasuk potensi revisi anggaran atau pelimpahan ke tahun berikutnya.

    Sri Wahyuni menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam membuat proyeksi dan menetapkan target program, agar pelaksanaan anggaran bisa lebih akurat dan tidak menyisakan pekerjaan rumah di akhir tahun.

    “Kita harus realistis dan cermat. Identifikasi ini dilakukan sejak dini agar tidak terjadi akumulasi pekerjaan yang tidak tertangani,” jelasnya.

    Selain aspek perencanaan dan pengadaan, rapat juga membahas koordinasi lintas perangkat daerah, khususnya dalam program-program lintas sektor yang saling terkait. Sri Wahyuni menilai sinergi antarperangkat daerah sangat diperlukan, terutama untuk menghindari tumpang tindih atau keterlambatan akibat kurangnya komunikasi antarunit.

    Hasil dari rekapitulasi data akan menjadi dasar untuk penyusunan strategi percepatan realisasi kegiatan di semester kedua 2025. Pemprov juga akan memantau pelaksanaan kegiatan prioritas secara berkala.

    Rapat ini menjadi penanda awal dari agenda evaluasi berkelanjutan yang akan digelar setiap triwulan, guna memastikan bahwa seluruh program strategis daerah dapat berjalan sesuai dengan rencana. Sri Wahyuni menyebut, keterbukaan dan pelaporan yang akurat dari perangkat daerah menjadi kunci dari proses pengendalian kinerja pemerintahan.

    “Kami ingin melihat data real, bukan sekadar laporan administratif. Ini penting untuk memastikan bahwa langkah korektif bisa diambil lebih cepat dan tepat sasaran,” tutupnya. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Pemprov Kaltim Sekda Kaltim SKPD Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Gratispol Internet Tembus 802 Desa, Pemprov Kaltim Kejar Listrik untuk 45 Desa Terpencil

    Juni 6, 2026

    Pemprov Dorong Kesadaran Lingkungan Sejak Dini Lewat Gerakan Sekolah ASRI

    Juni 5, 2026

    Pemprov Kaltim Genjot Tuntaskan Listrik Masuk Wilayah Pedalaman dan Terpencil

    Juni 4, 2026

    38 Desa di Kaltim Masih Blank Spot Internet, Terkendala Listrik dan Anggaran

    Mei 29, 2026

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    SittiJuni 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol pendidikan gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berjalan dan…

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026

    Hingga Mei 2026, Realisasi Pajak Reklame Samarinda Baru Capai 12 Persen

    Juni 7, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026
    1 2 3 … 3,128 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.