Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terima Audiensi IWAPI, Saefuddin Zuhri Ajak Perempuan Pengusaha Perluas Pasar Digital

    Oktober 22, 2026

    Jadi Pilot Project, Terpidana Bisa Bersihkan Drainase dan Jalan Samarinda

    Oktober 22, 2026

    Gerakan Pangan Murah di Sambutan Diserbu Warga

    Oktober 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Yuk Kenali Stress Languages, Cara Hadapi Stres dan Ketakutan
    Lifestyle

    Yuk Kenali Stress Languages, Cara Hadapi Stres dan Ketakutan

    LarasBy LarasJanuari 5, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi stres
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Stres adalah bagian dari kehidupan yang tak terhindarkan. Setiap individu memiliki cara berbeda untuk merespons stres, ketakutan, atau trauma yang dihadapi.

    Psikolog Klinis Imelda Konghoiro memperkenalkan konsep “stress languages” yang dapat membantu memahami reaksi seseorang saat menghadapi tekanan hidup.

    “Setiap orang punya stress languages masing-masing, yaitu cara mereka merespons stres berdasarkan pengalaman, lingkungan, dan trauma yang pernah dialami,” ungkap Imelda, dalam media sosial Instagram pribadinya.

    Ia menjelaskan bahwa terdapat empat jenis stress languages yang umum ditemukan. Pertama adalah fight, yaitu respons melawan balik yang ditunjukkan dengan sikap marah, agresif, dan defensif.

    Kedua, flight, yaitu kecenderungan untuk melarikan diri dari masalah dengan cara menghindari konflik, menyangkal kenyataan, atau melakukan aktivitas lain untuk melupakan stres.

    Respons ketiga adalah freeze, di mana seseorang memilih untuk tidak melakukan apa pun, seperti berdiam diri, prokrastinasi, atau bahkan mati rasa terhadap situasi yang dihadapi.

    Terakhir, fawn, respons yang biasanya muncul pada people pleaser. Mereka cenderung mengalah, selalu mengatakan “iya,” dan mengutamakan kebahagiaan orang lain untuk menghindari konflik atau rasa sakit lebih lanjut.

    Menurut Imelda, memahami stress languages dapat membantu individu mengenali pola respons mereka sendiri terhadap tekanan. Langkah pertama dalam mengelola stres adalah menerima kondisi tersebut.

    “Penerimaan adalah kunci untuk mulai mencari solusi. Setelah kita menyadari bahwa kita sedang stres, kita bisa lebih mudah mencari cara terbaik untuk mengatasinya,” jelasnya.

    Dengan mengenali pola respons dan menyadari akar permasalahan, setiap individu dapat mencari solusi yang tepat agar stres tidak berlarut-larut.

    “Pengelolaan stres yang baik akan membantu kita menghadapi tantangan hidup dengan lebih bijak,” pungkas Imelda.

    Ketakutan Psikolog Stres Trauma
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    Oktober 18, 2026

    Dinkes Bantah Kematian Balita di Samarinda akibat Karhutla, Dokter Belum Bisa Memastikan

    Oktober 18, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Kasus ISPA Samarinda Tembus 36 Ribu

    Oktober 15, 2026

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Terima Audiensi IWAPI, Saefuddin Zuhri Ajak Perempuan Pengusaha Perluas Pasar Digital

    SintaOktober 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah penting…

    Jadi Pilot Project, Terpidana Bisa Bersihkan Drainase dan Jalan Samarinda

    Oktober 22, 2026

    Gerakan Pangan Murah di Sambutan Diserbu Warga

    Oktober 22, 2026

    Hari Santri, Wawali Samarinda Dorong Santri Kuasai Teknologi

    Oktober 22, 2026

    “Bencana Urusan Bersama”, Srikandi BPBD Samarinda Ambil Peran dalam Penanganan Karhutla

    Oktober 22, 2026
    1 2 3 … 3,401 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.