Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Fenomena Bisnis Coming Soon Melanda Gen Z, Begini Kata Mereka
    Lifestyle

    Fenomena Bisnis Coming Soon Melanda Gen Z, Begini Kata Mereka

    LarasBy LarasDesember 22, 2024Updated:Desember 22, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi "coming soon"
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fenomena bisnis “coming soon” di kalangan Generasi Z atau Gen Z sempat ramai di media sosial (medsos). Dilansir dari Kompasiana, anak-anak muda kerap memiliki impian membuka usaha dan hanya sampai ke tahap “segera buka (coming soon). Ada juga yang bahkan sudah sampai ke tahap open PO (membuka jasa pemesanan).

    Kali ini, seorang mahasiswa semester 3 di salah satu universitas di Samarinda, Caca (22) pernah mengalami hal serupa. Ia mencoba merintis usaha kue kering, namun akhirnya berhenti di tahap branding tanpa realisasi produk.

    Saat diwawancarai, mahasiswa ini mengaku optimis saat memulai. Ia bahkan telah membuat akun medsos untuk promosi dan merancang konsep branding yang menarik. Namun, kesibukan kuliah dan kurangnya perencanaan menjadi penghalang utama.

    “Saya melihat peluang besar di industri kue kering,” ungkapnya, Minggu (22/12/2024).

    “Sulit membagi waktu antara kuliah dan bisnis,” jelasnya singkat.

    Selain itu, ia mengaku menghadapi tantangan dalam menciptakan engagement (perjodohan) di medsos. Tanpa langkah nyata seperti produksi atau pemasaran, ide bisnis tersebut akhirnya terhenti.

    Serupa, teman kuliah Caca bernama Hiza (21) juga mencoba merintis usaha hampers untuk momen spesial, namun usahanya terhenti sebelum benar-benar berjalan. Mahasiswa ini awalnya optimis dengan idenya.

    “Saya ingin membuat hampers yang unik dan personal,” katanya.

    Ia bahkan sudah membuat medsos untuk promosi, mendesain konsep hampers, dan membangun branding. Namun, langkah berikutnya tidak berjalan sesuai rencana. Tantangan utama yang ia hadapi adalah kurangnya waktu dan modal.

    “Saya kesulitan mengatur semuanya sendiri,” tutur Hiza.

    Selain itu, ia merasa tekanan kuliah dan kurangnya pengalaman bisnis turut memengaruhi keputusan untuk menghentikan proyek tersebut.

    Fenomena ini menggambarkan tantangan generasi muda dalam menyeimbangkan ambisi dan eksekusi. Meski gagal, para Gen Z ini tetap optimis untuk mencoba lagi di masa depan dengan perencanaan yang lebih matang.

    Bisnis Coming soon Gen Z
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    Oktober 18, 2026

    Dinkes Bantah Kematian Balita di Samarinda akibat Karhutla, Dokter Belum Bisa Memastikan

    Oktober 18, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Kasus ISPA Samarinda Tembus 36 Ribu

    Oktober 15, 2026

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    AminahOktober 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) masih perlu…

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    Borneo FC Menang di AFC Challenge League, Pemkot Samarinda Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

    Oktober 20, 2026
    1 2 3 … 3,395 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.