Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Keganasan Buaya Kutim, Sulasih Minta Pemasangan Rambu dan Pengawasan Diperketat
    DPRD Kaltim

    Keganasan Buaya Kutim, Sulasih Minta Pemasangan Rambu dan Pengawasan Diperketat

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 16, 2024Updated:November 16, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Sulasih.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman dari buaya di wilayah perairan Kutai Timur (Kutim) terus menjadi momok bagi warga setempat. Beberapa insiden yang menelan korban jiwa mencuatkan kekhawatiran dan mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius dalam mengambil langkah pencegahan.

    Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sulasih angkat bicara terkait persoalan tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sebenarnya telah berusaha mencegah tidak terulangnya tragedi ini dengan menerbitkan larangan bagi warga untuk mendekati kawasan sungai, habitat alami buaya. Namun, pelanggaran terhadap larangan tersebut masih kerap terjadi.

    “Keganasan buaya ini banyak terjadi karena masyarakat belum sepenuhnya mematuhi larangan yang telah dikeluarkan pihak berwenang. Kadang-kadang warga teledor dan tetap bermain di dekat sungai,” ujar Sulasih, Kamis (14/11/2024).

    Ia juga menyoroti perubahan perilaku buaya yang kini sering terlihat di kawasan daratan. Fenomena ini diduga disebabkan oleh meningkatnya aktivitas manusia di sekitar habitat buaya, termasuk pembangunan permukiman yang merusak ekosistem alami buaya.

    Politisi PPP itu, secara khusus menekankan pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak-anak. Ia meminta para orang tua lebih waspada dan melarang anak-anak bermain di sekitar sungai demi mencegah jatuhnya korban lagi.

    “Orang tua perlu memberikan pengawasan ekstra, bahkan jika perlu, melarang anak-anak mereka beraktivitas di bantaran aliran sungai. Langkah ini penting agar tidak banyak korban berjatuhan lagi,” tegasnya.

    “Kesadaran masyarakat yang sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

    Selain imbauan kepada masyarakat, Sulasih juga berharap Pemkab Kutim meningkatkan langkah antisipatif. Ia menyarankan adanya edukasi rutin tentang bahaya buaya, pemasangan rambu-rambu peringatan yang lebih mencolok dan patroli berkala di kawasan rawan.

    “Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk meminimalkan risiko. Kejadian seperti ini harus diantisipasi bersama,” pungkasnya.

    Dengan berbagai upaya ini, diharapkan tidak ada lagi korban berjatuhan akibat keganasan buaya di Kutai Timur.

    Pemkab Kutim PPP. Buaya Kutim Sulasih
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    September 4, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.