Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mager dan Sembelit: Mengapa Aktivitas Fisik Sangat Menentukan Kelancaran Pencernaan?

    September 20, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Keluhan Jalan Buruk Mendominasi Reses DPRD Kaltim di Kutai Timur
    DPRD Kaltim

    Keluhan Jalan Buruk Mendominasi Reses DPRD Kaltim di Kutai Timur

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 16, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Sulasih.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Dalam rangkaian reses masa sidang, anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) terus bergerak mendengarkan langsung keluhan masyarakat di daerah pemilihan (dapil). Hal ini juga dilakukan oleh Sulasih, wakil rakyat dari Dapil Berau yang menyerap aspirasi di 13 titik di Kabupaten Kutai Timur.

    Sulasih menemui masyarakat di berbagai wilayah, antara lain Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Wahau dan Kongbeng. Salah satu keluhan yang banyak disampaikan adalah terkait pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

    “Untuk yang disampaikan dari kalangan ibu-ibu, mereka berharap UMKM bisa lebih mandiri dan membantu menambah perekonomian keluarga,” ujar Sulasih pada Kamis (14/11/2024).

    Usulan ini menunjukkan tingginya harapan masyarakat, khususnya perempuan, untuk mendapatkan dukungan agar UMKM di daerah bisa berkembang lebih pesat dan mandiri.

    Selain UMKM, infrastruktur tetap menjadi isu utama di daerah. Di Kecamatan Rantau Pulung, warga mengeluhkan buruknya kondisi jalan yang mengganggu mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

    “Selama saya reses, keluhan soal infrastruktur jalan ini sangat mendominasi. Rata-rata masyarakat menginginkan perhatian lebih di sektor ini,” ungkap Sulasih.

    Tidak hanya jalan, penerangan di daerah pedalaman juga menjadi kebutuhan mendesak yang disuarakan warga. Beberapa wilayah masih minim lampu jalan, sehingga masyarakat meminta percepatan dalam pemenuhan fasilitas tersebut.

    Masalah lain yang menjadi perhatian serius adalah status administratif salah satu desa di Kecamatan Bengalon. Menurut Sulasih, desa tersebut telah 15 tahun menunggu definitif tetapi hingga kini belum terwujud.

    “Masyarakat di kilometer 102 wilayah Bengalon berharap desa tersebut bisa segera didefinitifkan. Ini menjadi catatan penting yang akan saya bawa ke DPRD,” ujarnya.

    Sulasih menegaskan bahwa semua aspirasi yang ia terima selama reses akan menjadi bahan diskusi dan perjuangan di tingkat DPRD Kaltim. Dari persoalan infrastruktur hingga pengembangan UMKM, ia berkomitmen untuk mendorong kebijakan yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di Kutai Timur.

    Dengan reses ini, diharapkan ada langkah konkret dari pemerintah daerah maupun DPRD untuk menjawab berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat, sehingga pembangunan di wilayah-wilayah pedalaman Kaltim bisa lebih merata dan berkeadilan.

    DPRD Kaltim Sulasih UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    137 UMKM Penyintas Dapat KEMAS, Pertamina Siapkan Pemetaan Pasokan LPG 3 Kg

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mager dan Sembelit: Mengapa Aktivitas Fisik Sangat Menentukan Kelancaran Pencernaan?

    Ratu ArifanzaSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – ​Permasalahan susah buang air besar (BAB) atau konstipasi masih sering dipandang sebelah…

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Kaltim Pertahankan Juara Umum MTQN 2026, Piala Presiden Kembali ke Bumi Etam

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,352 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.