Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»PPKB Bontang Akan Kembangkan Masjid Ramah Anak
    Advertorial

    PPKB Bontang Akan Kembangkan Masjid Ramah Anak

    MartinusBy MartinusApril 30, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Dalam mendukung Kota Bontang menjadi Kota Layak Anak (KLA) Dinas Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Bontang, berencana untuk mengembangkan Masjid di Kota Bontang menjadi tempat ibadah ramah anak. Hal itu di sampaikannya kepada media, Selasa (30/4/2019).

    Menurut Plt, Kadis PPKB, Abdu Safa Muha, mengatakan, saat ini tempat ibadah masih banyak yang melakukan intimidasi ataupun bullying salah satunya masjid, kepada anak anak, hal ini dikarenakan banyak yang menganggap anak anak hanya akan mengganggu saat beribadah sehingga muncullah bullying.
    Kata, Abdu Safa, ada dua paham mengenai anak boleh bermain di dalam masjid dan perbedaan pemahaman itu berbahaya. Belum lagi, ketika ada anak salat di shaf depan yang kemudian ditarik oleh jamaah dewasa agar berada di shaf terakhir.

    “Ini tentu salah satu bentuk intimidasi. Jika tidak tahu nama, akan timbul bully, misalnya memanggilnya dengan sebutan sesuai tubuhnya gendut,” ungkapnya.

    Rencananya pihak PPKB akan memberikan edukasi terutama takmir masjid, jamaah, dan masyarakat. Safa menginginkan masjid sebagai simbol peradaban. Sebab, tak hanya tempat ibadah, masjid bisa menjadi tempat kesehatan, pendidikan, dan menyusun strategi. “Selama ini fungsinya hanya ibadah, setelah itu pintu masjid dikunci semua,” imbuhnya.

    Merubah anggapan tersebut, diakuinya tidaklah mudah, namun melalui edukasi diyakini lambat laun masjid bisa menjadi tempat ramah anak, jika hal itu terus dilakukan maka akan menyebabkan anak enggan pergi ke masjid dan bisa jadi terbiasa hingga ia dewasa hingga masjid menjadi sepi karena kurangnya keinginana anak pergi ke masjid.
    “Pertama tentu kami harus mengedukasi para mubalig, kami sudah berkoordinasi dengan Kemenag dan mereka menyambut baik,” jelas Plt Kadis PPKB Bontang Abdu Safa Muha.
    Menurutnya di Bontang hal tersebut sudah banyak terjadi, apalagi menjelang bulan suci ramadhan. Ia berharap masyarakat tidak lagi melakukan intimidasi kepada anak anak
    “Kami berharap intimidasi terhadap anak berkurang di tempat ibadah khususnya di Kota Bontang,” harapnya.(yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Masih Terjadi, DPRD Samarinda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan

    Oktober 8, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    AminahOktober 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda diminta membenahi drainase dan memastikan seluruh sistem pengendalian banjir…

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.