Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Juli 15, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Mahasiswa Kaltim Tolak Revisi UU Pilkada di Gerbang Unmul
    Pendidikan

    Mahasiswa Kaltim Tolak Revisi UU Pilkada di Gerbang Unmul

    LarasBy LarasAgustus 22, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: MAKARA dalam aksi protes tolak revisi UU Pilkada di depan Gerbang Universitas Mulawarman
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ratusan mahasiswa dari organisasi Mahasiswa Kalimantan Timur Bergerak (Makara) menggelar aksi protes di depan Gerbang Universitas Mulawarman pada Kamis (22/8/2024) sore.

    Mereka menolak revisi Undang-Undang Pilkada yang saat ini dibahas oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, serta mengangkat berbagai isu kritis lainnya yang dianggap penting.

    Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wita ini menarik perhatian dengan jumlah peserta yang terus bertambah dari berbagai fakultas di Universitas Mulawarman.

    Mahasiswa membawa spanduk dan poster dengan seruan “Selamatkan Demokrasi, Tolak Pelemahan Konstitusi!” sebagai bentuk protes terhadap DPR RI yang dianggap mereka merugikan rakyat.

    Koordinator aksi Muhammad Yuga, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman menjelaskan, aksi di Samarinda ini adalah bagian dari gelombang protes yang terjadi di berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, Surakarta, Makassar dan Sumatera Selatan.

    Yuga menegaskan bahwa mahasiswa di Samarinda tidak akan tinggal diam dan akan terus bersuara menolak upaya pelemahan konstitusi.

    “Kami berdiri bersama saudara-saudara kami di berbagai daerah untuk menolak revisi UU Pilkada yang dinilai melemahkan konstitusi,” ujar Yuga berapi-api.

    Yuga menambahkan bahwa alasan memilih kampus sebagai lokasi aksi adalah karena kampus dianggap sebagai tempat yang paling bebas dan suci untuk menyampaikan aspirasi.

    Ia juga mengungkapkan rencana mereka untuk menggelar aksi lanjutan di DPRD guna memperluas suara mereka terkait UU Pilkada.

    “Ini adalah solidaritas dengan gerakan mahasiswa di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa suara kami didengar,” tekannya.

    Selain menolak revisi UU Pilkada, mahasiswa juga mengajukan enam poin tuntutan utama, termasuk menghentikan komersialisasi pendidikan, menolak revisi Undang-Undang TNI dan Polri, serta segera menuntaskan pelanggaran HAM masa lalu dan kini.

    Selama aksi, beberapa mahasiswa membakar poster sebagai simbol kritik terhadap pemerintahan saat ini. Salah satu poster yang dibakar menampilkan gambar dengan label “Demagok,” yang dihubungkan dengan Presiden Jokowi, yang menunjukkan penilaian bahwa pemimpin saat ini dianggap memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.

    Aksi protes ini juga diwarnai dengan orasi yang menekankan pentingnya menjaga integritas konstitusi dan prinsip demokrasi.

    Mahasiswa memperingatkan bahwa perubahan yang tidak sesuai dengan aspirasi rakyat akan berdampak negatif pada masa depan demokrasi di Indonesia.

    Baleg Mahasiswa Unmul Pilkada
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri

    Juli 15, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026

    19 Aduan SPMB Tuntas, Pemkot Masih Tangani 17 Calon Siswa yang Belum Tertampung

    Juli 14, 2026

    Dugaan Manipulasi Domisili hingga Pungutan Warnai SPMB 2026, Pemkot Siapkan Evaluasi Menyeluruh

    Juli 13, 2026

    SPMB 2026 Menuai Polemik, Perubahan Sistem Zonasi Perlu Dievaluasi

    Juli 13, 2026

    Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, MPLS Samarinda Diisi Pendidikan Integritas dan Karakter Antikorupsi

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Nur AjijahJuli 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Awang Khaliq mengatakan, sebagai…

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran

    Juli 15, 2026
    1 2 3 … 3,216 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.