Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pemprov Kaltim Dorong Pembangunan Rendah Emisi Karbon di Perkotaan
    Diskominfo Kaltim

    Pemprov Kaltim Dorong Pembangunan Rendah Emisi Karbon di Perkotaan

    LarasBy LarasAgustus 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Harian Dewan Daerah Perubahan Iklim Kaltim Daddy Ruhiyat
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) semakin serius dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim.

    Saat ini, pemprov fokus mendorong pembangunan rendah emisi karbon, yang tidak hanya di wilayah pedesaan tetapi juga di kabupaten dan perkotaan.

    Teks: FGD Ketahanan Iklim dan Pengembangan Rendah Karbon Perkotaan

    Dalam acara diskusi bertajuk “Ketahanan Iklim dan Pengembangan Rendah Karbon Perkotaan” di Crystal V Hotel Mercure Samarinda, Ketua Harian Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim Daddy Ruhiyat menyebutkan bahwa rencana pembangunan tersebut perlu sebuah kebijakan yang seimbang.

    “Pembangunan rendah karbon di Kaltim harus melibatkan kebijakan dan program yang tidak hanya mengurangi emisi tetapi juga memperbaiki lingkungan,” ujarnya pada Selasa (6/8/2024).

    Daddy menjelaskan bahwa meskipun setiap negara memiliki istilah yang berbeda untuk pembangunan rendah karbon, esensi utamanya tetap sama, yakni mengurangi gas rumah kaca, memanfaatkan energi rendah karbon, dan memastikan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

    “Di Australia, dikenal sebagai energi rendah karbon, sementara di Jepang disebut masyarakat rendah karbon,” jabarnya.

    Lebih rinci, Daddy menyampaikan pelaksanaan pembangunan rendah karbon di perkotaan perlu melibatkan pengurangan emisi gas rumah kaca, efisiensi sumber daya alam, pengembangan infrastruktur transportasi umum yang efisien dan meningkatkan kepedulian masyarakat.

    Acara focus group discussion tersebut juga menampilkan paparan perencanaan ketahanan iklim rendah karbon di kota-kota seperti Samarinda, Balikpapan dan Semarang.

    Daddy berharap diskusi ini dapat meningkatkan kemampuan dan kolaborasi bersama dalam mewujudkan ketahanan iklim di perkotaan serta memperkuat kontribusi Kaltim dalam mewujudkan kota rendah karbon di Indonesia.

    “Membangun kota rendah karbon memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak dan evaluasi berkelanjutan,” tutupnya.

    Dengan inisiatif ini, dirinya berharap dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam mengimplementasikan pembangunan rendah karbon yang berkelanjutan.

    Bapedda Kaltim Daddy Ruhiyat DDPI Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 15 UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membukukan…

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.