
Insitekaltim,Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Nidya Listiyono menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Soswasbang) yang menyoroti kepentingan pembentukan karakter bangsa, khususnya di kalangan anak muda milenial.

Dalam acara yang berlangsung di Jalan Wijaya Kusuma, Samarinda itu Nidya Listiyono menegaskan pentingnya karakter yang berlandaskan pada empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Karakter yang baik haruslah dibangun melalui pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai luhur bangsa kita. Sosialisasi ini tidak hanya mengenai pengetahuan, tetapi juga mengajarkan budi pekerti yang mulia,” ungkap Nidya, Minggu (17/3/2024).
Menurutnya, memperkokoh persatuan di tengah masyarakat adalah kunci utama dalam membangun bangsa yang kokoh. Ia menjelaskan bahwa Soswasbang merupakan implementasi nyata dari semangat persatuan yang tercantum dalam UUD Negara Republik Indonesia.
Fokus utama saat ini, lanjut Nidya, adalah memperkuat empat pilar kebangsaan, terutama setelah berakhirnya kontestasi Pemilu 2024.
“Siapapun yang terpilih, persatuan tetap menjadi prioritas utama, termasuk melalui program Nidya Listiyono Center (NLC) yang akan terus menjalankan tugasnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nidya berharap agar acara ini dapat memperkuat sinergi antarberbagai kalangan masyarakat.
“Sosialisasi ini tidak hanya tentang memperkuat pemahaman kebangsaan, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat persatuan gotong royong di tengah masyarakat,” jelas Ketua Dewan Pengurus Daerah Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (DPD Ikaparti) Kota Samarinda itu.
Sebagai narasumber, Eko Susanto, Kasubbid Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim mengimbau masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Empat pilar kebangsaan harus senantiasa dijaga, karena itu merupakan sumber kehidupan kita dan bentuk nyata dari semangat bela negara. Kaltim, khususnya Samarinda, harus bekerja sesuai dengan nilai-nilai Pancasila untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada,” ujar Eko Susanto.
Selain itu, Eko juga mengajak masyarakat Samarinda untuk bangga atas terpilihnya Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kaltim telah menjadi contoh bagi provinsi lain dalam membangun harmoni dan kebersamaan. Hal ini menjadi alasan utama pemilihan Kaltim sebagai lokasi pemindahan IKN,” tambahnya.
Acara Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini berlangsung dari tanggal 16 Maret hingga 18 Maret dengan harapan dapat memperkokoh pemahaman kebangsaan, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan semangat persatuan dan gotong royong di masyarakat Samarinda.

