Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Jumlah Petani di Kaltim Terus Berkurang, DPRD Kian Khawatir
    DPRD Kaltim

    Jumlah Petani di Kaltim Terus Berkurang, DPRD Kian Khawatir

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 25, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Bagus Susetyo
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Bagus Susetyo menyampaikan keprihatinan terkait penurunan jumlah penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan petani dalam beberapa tahun terakhir.

    Bagus Susetyo mengungkapkan bahwa informasi ini diperoleh dari Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim dan ia mengkhawatirkan dampaknya terhadap hasil produksi pertanian serta pemenuhan pangan lokal di Kaltim. Ia menyoroti potensi ketergantungan terhadap daerah luar, jika situasi ini dibiarkan tanpa tindakan nyata.

    “Informasi ini dari dinas pertanian, tentu miris sekali. Harus ada tindakan nyata guna mengatasi persoalan itu. Jangan dibiarkan berlarut-larut, karena khawatir akan terus berkurang,” ungkapnya di Gedung E DPRD Kaltim, Senin (20/11/2023).

    Bagus Susetyo memahami alasan petani atau PPL yang memilih beralih profesi lain yang lebih menjanjikan, terutama jika alasan tersebut terkait dengan kesejahteraan.

    Namun, ia menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah untuk meningkatkan fokus pada sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani.

    “Kalau alasannya kesejahteraan maka tidak bisa dihalangi. Hanya saja bagaimana langkah pemerintah fokus pada pertanian sehingga mampu menyejahterakan para petani,” tuturnya.

    Pertama-tama, menurutnya, pemerintah perlu memetakan kawasan pertanian di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim sebagai langkah antisipasi terhadap alih status lahan.

    Sarana dan prasarana pertanian, termasuk pembangunan irigasi dan jalan persawahan yang layak, juga harus dipenuhi. Ketersediaan pupuk berkualitas dianggap sebagai faktor penting yang diperlukan oleh para petani.

    “Tantangan seperti musim pancaroba hingga ketersediaan pupuk merupakan persoalan yang dikeluhkan para petani. Kalau semuanya dipenuhi maka yakin pertanian akan membaik dan regenerasi pasti terjadi,” tandasnya.

    Bagus Susetyo DPRD Kaltim DPTPH PPL
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Pemprov Kaltim Apresiasi DPRD, Pokok Pikiran Dewan Dinilai Penting dalam Perencanaan Pembangunan 2027

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    Andika SaputraApril 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda dinilai memerlukan keterlibatan…

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,053 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.