Insitekaltim,Samarinda – Kirab Pemilu 2024 merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan pemilu kepada masyarakat. Ini penting bagi masyarakat Samarinda, mengingat partisipasi pemilih pada pemilu 2019 lalu masih sangat rendah, yakni hanya 51,5 persen.
Demikian disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat melepas Kirab Pemilu 2024 di Museum Samarinda, Minggu (2/3/2023).
Ia mengungkapkan partisipasi masyarakat Kota Samarinda pada pemilu 2019 hanya 51,5 persen Andi Harun mengatakan, sangat memprihatinkan, terutama jika dibandingkan dengan tingkat partisipasi pemilih di daerah lain.
Ia menambahkan, pada pemilu 2019, Samarinda juga mengalami angka golput yang cukup tinggi, yakni mencapai 48 persen.
Ini menurut Andi Harun, sangat disadari masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Diantaranya, meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Samarinda, termasuk mengatasi masalah golput.
Wali Kota Samarinda mengharapkan partisipasi pemilih meningkat pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan datang. Untuk mendorong semangat masyarakat dalam menggunakan hak suaranya, diantaranya Kirab Pemilu 2024.
Andi Harun mengatakan, kirab pemilu tersebut merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan Pemilu 2024 kepada masyarakat.
“Kami ingin mendorong seluruh warga Kota Samarinda untuk menggunakan hak suara mereka pada Pemilu 2024. Kirab pemilu ini diharapkan bisa menjadi awal yang baik untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih,” kata Andi Harun.
Andi Harun berharap, kirab pemilu ini dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran politik di kalangan masyarakat. Diharapkan, dengan semakin banyaknya masyarakat yang sadar akan pentingnya memilih, partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 akan meningkat secara signifikan.