Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemprov Kaltim Kucurkan Anggaran Kematangan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bukit Biru

    Juni 20, 2026

    SPMB Dikawal Jaksa hingga Polisi, DPRD Samarinda Pastikan Tak Ada Ruang bagi Gratifikasi dan Titipan

    Juni 20, 2026

    Dulu Terpinggirkan, Kini Punya Kesempatan yang Sama: Setahun Perjalanan Sekolah Rakyat Samarinda

    Juni 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Laila Fatihah Yakin PAD Samarinda Bisa Tembus Rp1 Trilliun
    DPRD Samarinda

    Laila Fatihah Yakin PAD Samarinda Bisa Tembus Rp1 Trilliun

    Rahmat FGBy Rahmat FGJanuari 5, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pendapatan asli daerah (PAD) bisa meningkat dengan menggali potensi yang ada pada sektor parkir, retribusi dan pajak bumi dan bangunan (PBB). Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah menyebutkan bila dikelola secara maksimal, PAD Samarinda tahun 2023 bisa saja tembus hingga Rp1 triliun.

    “Adapun potensi yang dapat menjadi sumber PAD adalah parkir, pajak dan retribusi. Salah satu pajak yang bisa meningkatkan PAD adalah PBB,” kata Laila Fatihah, Kamis (5/1/2023).

    Meningkatnya PAD menjadi Rp700 miliar tahun lalu juga didukung dari pajak perhotelan, parkir, retribusi guest house dan lain-lain yang sifatnya tidak melanggar hukum. Lebih maksimal lagi, pencapaian PAD bisa lebih maksimal, bahkan hingga Rp1 triliun jika segala potensi bisa dimaksimalkan.

    Dengan peningkatan PAD, maka diharapkan capaian pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa berjalan lebih maksimal.

    “Kalau PAD kita capai Rp1 triliun, maka itu akan berdampak pada pembangunan daerah kita. Setidaknya dengan anggaran sebanyak itu kita bisa membelanjakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dengan maksimal,” tambahnya.

    Pemerintah bisa membuat skema penyerapan PAD dari sektor PBB seperti Pemkot Bontang yang mewajibkan warga untuk membayar PBB-nya.

    “Kita mencontoh Bontang yang menerapkan pembayaran PBB bagi setiap warganya. Beberapa waktu lalu Pemkot Samarinda meminta ASN di lingkungan Kota samarinda mewajibkan untuk membayar PBB. Sedangkan, untuk di tataran masyarakat maka pemerintah meminta agar setiap RT mengimbau warganya untuk taat membayar PBB,” paparnya.

    Laila juga meminta ada imbauan warga dari tingkat rukun tetangga (RT) untuk membayar PBB. Jika RT tersebut mencapai persentase 90 persen warga yang membayar, maka ketua RT bisa diberikan reward berupa umrah, sepeda motor, atau penghargaan lain berupa hadiah yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

    “Yang penting itu ketua RT itu harus mengajak masyarakatnya berperan serta untuk taat bayar PBB. Karena kemarin baru 30 persen masyarakat yang berpartisipasi terkait pembayaran PBB ini,” tutupnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    SPMB Dikawal Jaksa hingga Polisi, DPRD Samarinda Pastikan Tak Ada Ruang bagi Gratifikasi dan Titipan

    Juni 20, 2026

    Dulu Terpinggirkan, Kini Punya Kesempatan yang Sama: Setahun Perjalanan Sekolah Rakyat Samarinda

    Juni 20, 2026

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Samarinda Bangun PLTSa, DPRD Pertanyakan Nasib 10 Insinerator yang Sudah Dibeli

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemprov Kaltim Kucurkan Anggaran Kematangan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bukit Biru

    SittiJuni 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Guna mendukung program prioritas nasional Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengucurkan alokasi…

    SPMB Dikawal Jaksa hingga Polisi, DPRD Samarinda Pastikan Tak Ada Ruang bagi Gratifikasi dan Titipan

    Juni 20, 2026

    Dulu Terpinggirkan, Kini Punya Kesempatan yang Sama: Setahun Perjalanan Sekolah Rakyat Samarinda

    Juni 20, 2026

    Tangani Siswa Buta Aksara hingga Putus Sekolah, Kini SRT 57 Samarinda Mulai Torehkan Prestasi

    Juni 20, 2026

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,157 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.