Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»KPK Evaluasi Buruknya PBJ di Kutim
    Advertorial

    KPK Evaluasi Buruknya PBJ di Kutim

    AdminBy AdminNovember 5, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    PIC Unit Kerja Korwil Kaltim Alfi Rahman Waluyo memberikan keterangan pers usai rakor bersama pemkab Kutim di Kantor Bupati Kutim Sangatta, Kamis (5/11/2020).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Syifa – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Program pencegahan korupsi terintegrasi di seluruh pemerintah daerah (pemda) di Indonesia sudah berjalan sekitar tiga tahun. Kamis (5/11/2020), giliran Pemkab Kutai Timur yang disambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK datang untuk melakukan rapat koordinasi.

    Hadir di Kantor Bupati Kutim Sangatta dari Tim Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsubgah) Korwil IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Nana Mulyana dan PIC Unit Kerja Korwil Kaltim Alfi Rahman Waluyo.

    Usai rapat yang digelar tertutup, Alfi Rahman Waluyo menyampaikan pada media bahwa rakor yang bersifat rutin tersebut diadakan dalam rangka monitoring dan evaluasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

    “Jadi kehadiran kami kali ini adalah rakor rutin bagaimana kita melakukan evaluasi terkait capaian pelaksanaan program yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur hingga bulan November ini,” terangnya.

    Alfi Waluyo menjelaskan bahwa program tersebut memiliki delapan fokus area yang ingin diperbaiki.

    “Delapan fokus area itu adalah perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, penguatan APIP, manajemen ASN, optimalisasi penerimaan daerah, pengelolaan barang milik negara atau daerah, serta dana desa,” sebutnya.

    KPK menilai delapan hal tersebut adalah aspek yang sering menjadi celah tindakan korupsi sehingga ditetapkan sebagai delapan fokus area.

    “Sebagai contoh, kita tahu kasus korupsi pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Kutai Timur. Kita punya pengalaman buruk di sana,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, Alfi Waluyo mengungkap bahwa KPK mengagendakan rakor selama dua hari di Pemkab Kutim sebagai upaya mendorong Kutai Timur untuk memperbaiki tata kelolanya.

    “Kita bantu sehingga penindakan kasus korupsi kedepannya tidak perlu terjadi lagi. Karena memang sudah tidak ada korupsi lagi,” pungkasnya.

    DPRD Kutim KPK RI Pemkba Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    R’syaMei 22, 2026

    Insitekaltim, Tangerang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mulai…

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026

    Bapenda Samarinda Ingatkan ASN Jadi Garda Terdepan Edukasi BPHTB dan Layanan Pajak

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,102 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.