Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»PDAM Tirta Kencana Kenalkan Penggunaan Dua Alat Baru
    Nasional

    PDAM Tirta Kencana Kenalkan Penggunaan Dua Alat Baru

    AdminBy AdminJanuari 20, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Instalasi Penampungan Air (IPA) Cendana milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana Samarinda mengenalkan dua teknologi baru.
    Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Kencana Nor Wahid Hasyim.
    “Kalau garam itu digunakan untuk disinfektan, itu anti kuman, pengganti kaporit, kebetulan sudah kita gunakan, nama alatnya elektroklorinator, sudah di pakai di Cendana, sudah juga dipakai di tirta, ke depan sebentar lagi akan dipakai juga di gunung lipan,” ungkapnya, Senin (20/1/2020).
    Ia mengaku bahwa ada teknologi lain yang juga akan digunakan.
    “Kalau mengenai teknologi satunya itu nanti tanpa menggunakan bahan kimia, sistemnya elektroflokulator namanya, ini hanya menggunakan listrik, minimal ketika digunakan bahan kimia bisa lebih hemat,” katanya.
    Wahid Hasyim menyampaikan untuk perbandingannya sekitar 30 persen dari jumlah sekarang.
    “Kalau sekarang 30 ppm (part per million), mungkin nanti 10 ppm, mudah-mudahan ini bisa menjadi efisiensi kami. Terus kalau yang untuk elektroklorinator saat ini yang sudah kita pakai, kalau alatnya normal dan bisa produksi terus penghematannya bisa 60 persen,” tambahnya.
    Mengenai bahan campuran yang digunakan, Hasyim mengatakan bahwa garam merupakan campurannya.
    “Garam itu untuk bahan elektroklorinator untuk desinfektan, tapi kalau nanti kedepan mereka berencana mengembangkan tidak menggunakan bahan kimia, kalaupun gunakan sedikit, jadi ada dua alat,” terangnya.
    Salah satu alat sudah digunakan, namun yang satunya masih tahap uji coba.
    “Kalau berhasil nanti akan dikembangkan lebih lanjut,” sambungnya.
    Mengenai harga alat, Hasyim mengatakan tidak tahu pasti. Ia juga menyatakan bahwa nantinya tidak akan ada kenaikan tarif.
    “Untuk elektroklorinator itu jauh lebih murah daripada yang ada saat ini di pasaran. Perbandingan harganya itu kisaran 20 persen saja. Tidak ada kenaikan (tarif), kita menggunakan kaporit karena memang untuk biaya relatif tinggi, setelah menggunakan garam turunnya 50 persen untuk penurunan pengurangan desinfektan,” jelasnya.

    Walikota Samarinda Syaharie Jaang juga langsung turun untuk meninjau.
    “Salah satu perusahaan yang bekerjasama dengan PDAM memberikan inovasi baru. Mungkin untuk harga tidak akan ada kenaikan, efisien juga ada. Maka dari segi pelayanan pasti akan lebih baik lagi nantinya,” pungkas Jaang singkat.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026

    Dishub Samarinda Bidik PAD Lewat Nama Halte

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Ratu ArifanzaOktober 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Joha Fajal mengingatkan masyarakat agar memastikan…

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,390 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.