Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi
    Samarinda

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 12, 2026Updated:April 12, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wartawan Infosatu, Dhita Apriliani (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemateri Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) Dhita Apriliani menekankan, jurnalis memiliki peran yang berbeda secara mendasar dengan influencer, terutama dalam hal tanggung jawab, integritas, dan tujuan penyampaian informasi.

    Dhita yang merupakan wartawan infosatu.co menyampaikan rasa syukurnya dapat kembali hadir di lingkungan UKM Jurnalistik Polnes, kali ini sebagai pemateri setelah sebelumnya pernah terlibat sebagai peserta hingga panitia.

    “Ini pengalaman yang berbeda karena sekarang saya punya tanggung jawab untuk berbagi ilmu. Harapannya, teman-teman bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang jurnalistik, sekecil apa pun itu,” ujarnya, Minggu 12 April 2026.

    Dalam pemaparannya Dhita menyoroti pentingnya memahami filosofi jurnalistik, bukan sekadar teknik menulis berita. Ia menegaskan bahwa jurnalis merupakan pilar keempat demokrasi yang memiliki fungsi sebagai pengawas dan penyeimbang di luar trias politika.

    “Jurnalis itu tidak hanya menulis berita, tapi memiliki tanggung jawab moral untuk mencari kebenaran yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

    Ia juga menekankan bahwa dalam praktiknya, jurnalis harus berpegang pada prinsip objektivitas, akurasi, serta tidak mencampurkan opini pribadi dalam pemberitaan.

    “Kalau opini pribadi dimasukkan ke dalam berita, maka substansi informasinya bisa berubah dan tidak lagi berimbang. Itu yang harus dihindari,” tegasnya.

    Selain itu Dhita menjelaskan perbedaan mendasar antara jurnalis dan influencer yang kerap disalahartikan oleh publik. Menurutnya, meskipun keduanya sama-sama menyampaikan informasi di ruang publik, tujuan dan prinsip kerjanya sangat berbeda.

    “Jurnalis bekerja untuk mengungkap fakta berdasarkan verifikasi dan data, sedangkan influencer lebih banyak mengelola persepsi dan sering kali bersifat subjektif,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa jurnalis terikat oleh kode etik dan disiplin verifikasi, sementara influencer lebih dipengaruhi oleh algoritma dan kebutuhan branding.

    Dalam sesi pelatihan Dhita juga memberikan materi dasar seperti teknik wawancara, penulisan berita dengan prinsip 5W+1H, serta pengenalan kode etik dan Undang-Undang Pers sebagai landasan utama dalam praktik jurnalistik.

    Dari hasil pengamatannya Dhita menilai peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan berlangsung.

    “Mereka tidak hanya memperhatikan, tapi juga aktif mencatat dan bertanya. Bahkan setelah sesi selesai, masih banyak yang berdiskusi lebih lanjut,” ungkapnya.

    Ia juga mengapresiasi kemampuan dasar peserta dalam praktik menulis berita yang dinilai sudah cukup baik, meskipun masih perlu penguatan terutama dalam memahami peran jurnalis secara lebih mendalam.

    Di akhir penyampaiannya Dhita berharap UKM Jurnalistik Polnes dapat terus menjadi wadah yang mampu menjalankan fungsi jurnalistik secara benar, khususnya di lingkungan kampus.

    “Jurnalis kampus harus bisa menjaga integritas, memahami kode etik, dan tetap konsisten menyampaikan informasi yang jujur dan berimbang,” pesannya.

    Ia juga menegaskan komitmennya sebagai jurnalis untuk terus menjunjung tinggi prinsip akurasi, objektivitas, serta menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Dhita Apriliani PJTD Polnes wartawan infosatu.co
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Pelatihan Jurnalistik Polnes Tak Sekadar Dasar, Fokus Cetak Jurnalis Siap Terjun

    April 12, 2026

    Polnes Berjaya di Kancah Nasional, Dua Tim Sabet Penghargaan Bergengsi

    April 12, 2026

    Tanggapi Kadinkes dan Sudarno, Andi harun: Polemik JKN Bukan Soal Kemampuan Daerah

    April 11, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.