Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan lima hari yang lalu pihaknya menerima surat dari Menteri Sosial yang dikirimkan kepada Pemerintah Kota Samarinda.
“Surat tersebut membahas mengenai Sekolah Rakyat. Dengan harapan apabila pemerintah daerah ingin memiliki Sekolah Rakyat, maka harus menyediakan lahan,” ujarnya usai Buka Puasa Bersama di Balai Kota Samarinda, Kamis, 27 Maret 2025.
Ia melanjutkan, luas lahan yang dibutuhkan sekitar 5 hingga 7 hektare. Saat itu, mereka hanya diberikan waktu dua hari dari tenggat yang telah ditetapkan. Keesokan harinya dalam rapat koordinasi, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dipanggil untuk segera menyiapkan lahan beserta persyaratan yang diperlukan.
“Alhamdulillah, setelah semua persyaratan terpenuhi, kami dapat bergerak cepat dan menyelesaikannya dalam waktu kurang dari tiga hari,” ungkapnya.
Andi Harun menambahkan sempat terjadi kendala ketika Kepala Disdikbud Kota Samarinda Asli Nuryadin hendak berangkat ke Jakarta untuk menyerahkan dokumen. Disebabkan oleh tiket habis sehingga dokumen tersebut akhirnya dikirim melalui kurir dan telah diterima oleh Menteri Sosial.
“Semua persyaratan telah dikonfirmasi dan setelah Lebaran tepatnya pada 11 April 2025, tim dari Jakarta akan datang ke lahan yang berlokasi di sekitar Stadion Palaran, Kota Samarinda,” tuturnya.
Lebih lanjut, di sekitar lokasi tersebut masih tersedia lahan sekitar 20 hingga 30 hektare. Lahan yang luas dan strategis ini memungkinkan verifikasi berjalan lancar dan akan ditinjau kembali nantinya.