Reporter : Angel – Editor : Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Pandemi Covid-19 di Kota Bontang masih belum menunjukkan tanda mereda. Dalam sepekan pertama Januari 2021 Bontang kembali masuk zona merah karena kasus positif terus meningkat.
Tidak hanya di kalangan masyarakat umum, kasus Covid-19 juga merambat ke area Pemerintah Kota Bontang. Hal ini terbukti dengan tiga kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kota Bontang, positif terpapar Covid-19.
Tiga kepala OPD tersebut sedang menjalani karantina. Selain itu, juga terdapat kasus yang reaktif di enam OPD lainya.
Kendati demikian, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Aji Erlynawati menegaskan pelayanan untuk masyarakat harus tetap diprioritaskan.
Aji Erlynawati menyatakan sejauh ini pihaknya belum berencana menerapkan work from home (WFH) secara besar-besaran. Akan tetapi, protokol kesehatan di setiap dinas akan terus ditingkatkan.
“Untuk WFH yang kemungkinan terpapar saja. Seperti tiga kepala dinas dan kasus aktif. Sementara yang lain tetap turun, pelayanan untuk masyarakat harus tetap jalan,” kata Aji Erlynawati saat dihubungi melalui saluran telepon, Kamis (14/1/2021).
Lanjutnya, untuk mencegah hal ini terus meningkat, dalam waktu dekat pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pengkajian.
Aji Erlynawati mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

