Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polresta Samarinda Ungkap 73 Kasus Narkotika, Sita 3,4 Kg Sabu dalam Tiga Bulan

    April 13, 2026

    Mandek Dua Tahun, DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda TBC dan HIV/AIDS

    April 13, 2026

    Kasus TBC Samarinda Tembus 4.000, Dinkes Genjot Deteksi Dini di Tengah Keterbatasan Anggaran

    April 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Terapkan Hidup Sehat, Muda Bijaksana Cegah Diabetes
    Lifestyle

    Terapkan Hidup Sehat, Muda Bijaksana Cegah Diabetes

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 10, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Indonesia merupakan negara dengan pengidap penyakit diabetes terbanyak nomor 5 di dunia pada tahun 2021. Jumlah penduduk yang mengidap penyakit mengerikan ini mencapai angka 19,5 juta jiwa.

    Perlu diketahui, mayoritas penderita diabetes di Indonesia datang dari kalangan anak-anak dan remaja. Hal ini merupakan hasil dari pola hidup tidak sehat yang dilakukan secara terus-menerus.

    Berbeda dengan remaja lainnya, Syipa Adelia yang merupakan seorang mahasiswa telah memiliki rasa waspada akan bahayanya pola hidup tidak sehat. Dirinya mengaku telah menerapkan defisit kalori setelah rutin berolahraga.

    “Kalau dari aku sih sudah mulai nerapin defisit kalori jadi sudah tidak mengkonsumsi es teh atau macam-macam lainnya yang mengandung gula-gula gitu dikurangi,” kata Syifa pada Jumat, 10 Januari 2025.

    Langkah bijaksana ini, telah dilakukan Syifa sejak September 2024 lalu. Syifa mengakui, menerapkan pola hidup sehat merupakan sesuatu yang berat. Dibutuhkan konsisten yang tinggi untuk berada di titik ini.

    “Aku juga awalnya mageran dan susah untuk konsisten, tapi di balik itu aku berpikir kapan lagi bisa hidup sehat kalau tidak dimulai dari kemauan diri kita sendiri,” paparnya.

    Menurut Syifa, remaja sebayanya juga banyak yang menginginkan pola hidup sehat namun belum memiliki jiwa konsisten.

    “Kalau dari aku sendiri kenapa aku bisa semangat untuk jogging karena ingin hidup yang lebih baik dan bisa sehat untuk masa depan,” imbuhnya.

    Saat ini, lanjut Syifa, yang menjadi tantangan bagi remaja sebayanya untuk menerapkan pola hidup sehat adalah tidak terbiasa dengan makanan sehat. Kebanyakan dari mereka gemar mengonsumsi makanan yang tidak sehat dikarenakan rasanya yang nikmat dibandingkan makanan yang lebih sehat.

    ”Yang mengandung gula ini memang tidak baik buat kesehatan tapi biasanya enak. Jadi kebanyakan orang bahkan aku juga susah untuk mengurangi itu, tapi balik lagi target masing-masing orang,” ungkap Syifa.

    Pada kesempatan itu, Syifa mengharapkan ke depannya, masyarakat terutama generasi muda untuk memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Pada masa remaja adalah waktu yang sangat berharga untuk membangun kebiasaan hidup sehat, karena apa yang dilakukan hari ini akan berdampak besar bagi kualitas hidup di masa depan.

    “Jadi perbanyaklah olahraga, jaga pola makan, hindari kebiasaan buruk seperti merokok atau begadang dan jangan lupa untuk menjaga kesehatan mental,” tegas Syifa.

    Dirinya mengingatkan agar masyarakat mulai melakukan investasi kesehatan pada diri sendiri agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih produktif di masa tua nanti.

    Defisit Kalori Diabetes Olahraga Pola hidup sehat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kasus TBC Samarinda Tembus 4.000, Dinkes Genjot Deteksi Dini di Tengah Keterbatasan Anggaran

    April 13, 2026

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    TWAP Samarinda Tanggapi Sudarno, Tegaskan Pernyataan Andi Harun Soal JKN Bukan Hoaks

    April 11, 2026

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polresta Samarinda Ungkap 73 Kasus Narkotika, Sita 3,4 Kg Sabu dalam Tiga Bulan

    Ratu ArifanzaApril 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polresta Samarinda mengungkap 73 kasus penyalahgunaan narkotika selama periode Januari hingga Maret…

    Mandek Dua Tahun, DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda TBC dan HIV/AIDS

    April 13, 2026

    Kasus TBC Samarinda Tembus 4.000, Dinkes Genjot Deteksi Dini di Tengah Keterbatasan Anggaran

    April 13, 2026

    Jelang Aksi 21 April, Pemprov Kaltim Tegaskan Tidak Ada Upaya Redam Demo

    April 13, 2026

    Pemprov Kaltim Gelar Coffee Morning Bersama Ormas, Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi

    April 13, 2026
    1 2 3 … 3,054 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.