Insitekaltim, Samarinda – Menyusul diresmikannya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Berambai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Perumda Tirta Kencana kini tancap gas untuk memastikan air bersih benar-benar mengalir ke rumah-rumah warga.

Direktur Teknik (Dirtek) IPA Perumda Tirta Kencana Kaharuddin, pihaknya tengah melakukan percepatan pada tahap instalasi pipa distribusi dengan target operasional penuh sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
IPA yang memiliki kapasitas produksi 30 liter per detik ini, diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi air bersih bagi seluruh warga di kawasan Berambai dan sekitarnya. Namun, proses pengaliran air akan dilakukan secara metodis.
Saat ini, petugas teknis masih berada di lapangan untuk memastikan proses pemasangan sambungan berjalan tanpa kendala teknis.
Kaharuddin menjelaskan, pola distribusi nantinya tidak hanya sekadar mengalirkan air, tetapi akan diatur melalui jadwal yang disepakati bersama masyarakat agar tekanan air tetap stabil dan merata.
“Kami usahakan sebelum bulan puasa, warga sudah memiliki jadwal distribusi yang pasti. Petugas kami juga akan disiagakan secara standby di IPA yang berada di bawah untuk memantau kelancaran teknis setiap harinya,” jelas Kaharuddin.
Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam tahap awal ini adalah, partisipasi warga untuk mendaftar sebagai pelanggan resmi melalui pemasangan meteran.
Menyadari kondisi ekonomi masyarakat yang beragam, PDAM meluncurkan kebijakan khusus berupa kemudahan pembayaran biaya pasang baru.
Pihak PDAM membuka opsi pembayaran secara bertahap atau dicicil bagi warga Berambai. Hal ini dimaksudkan agar beban biaya awal tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan hak dasar mereka akan air bersih.
“Kami harapkan seluruh warga segera bergabung dan memasang meteran. Perlu dipahami bahwa semakin banyak warga yang memasang, maka biaya operasional IPA di wilayah ini akan menjadi lebih ringan dan efisien bagi semua. Karena itu, kami berikan pelayanan berupa cicilan pemasangan agar semua tanpa terkecuali bisa menikmati air bersih,” tambahnya

Di sisi lain, Perwakilan warga Berambai Darwis mengatakan rasa syukurnya atas kehadiran infrastruktur yang telah lama dinantikan ini.
Darwis juga mengapresiasi kebijakan PDAM yang bersedia mengakomodasi tenaga kerja lokal untuk ikut menjaga dan mengoperasikan IPA Berambai.
“Alhamdulillah, harapan kami mudah-mudahan semua masyarakat di Berambai ini terdaftar dan bisa menikmati air bersih. Kami juga sangat berterima kasih karena pimpinan PDAM mau memanfaatkan warga lokal untuk bekerja sebagai pengelola atau wakar (penjaga) di dalam IPA. Ini bentuk perhatian yang nyata bagi kami,” tutur Darwis.
Kaharuddin mengonfirmasi hal tersebut dengan menegaskan bahwa keamanan (security) dan petugas teknis dasar memang diprioritaskan diambil dari warga setempat.
Dengan pelibatan masyarakat lokal, diharapkan rasa memiliki terhadap aset pemerintah ini semakin tinggi, sehingga fasilitas berharga ini dapat terjaga dan berfungsi dalam jangka waktu yang sangat lama.

