“Untuk itu saya minta kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Disperindagkop dan UKM untuk melakukan pengecekan-pengecekan,” ungkap Nidya, Selasa (9/1/2024).
Browsing: Ketua DPRD Kaltim
“Saat ini, kami masih menunggu laporan rinci mengenai PPDB. Namun, kami siap melakukan perbaikan jika ditemukan kekurangan yang substansial,” ungkap Reza beberapa waktu lalu.
“Dengan adanya rumah sakit baru, kita berharap masalah-masalah terkait pelayanan di RSUD dapat diatasi dan pelayanan kepada pasien tetap optimal,” ungkap Reza beberapa waktu lalu.
“Saya belum dapat laporan, saya minta kepada masyarakat jika ada kenaikan segera diinfokan,” ujar Nidya usai Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Jalan Magelang RT 19, Kelurahan Lempake, Samarinda, Sabtu (2/12/2023).
“Dari hasil rapat, kami menyarankan agar penyelesaian masalah ini ditempuh melalui jalur hukum. Sudah hampir semua instansi yang terlibat menyarankan proses hukum sebagai langkah yang tepat,” ungkap Baharuddin Demmu beberapa waktu lalu.
“Wawasan kebangsaan harus sering dilakukan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap negara dan bangsa,” sebut Nidya di Jalan Magelang Bedeng Lempake Kelurahan Lempake Kota Samarinda, Sabtu (2/12/2023).
“Dengan situasi saat ini, rumah sakit belum bisa memberikan layanan rawat inap. Kami sedang mencari solusi dan mencari investor untuk mendukung operasionalnya. Peralatan perlu diperbarui dan ruangan-ruangan perlu direnovasi sebelum kami dapat memulai layanan ini,” ujar Nidya Listiyono dalam wawancara Kamis (30/11/2023).
“Kita mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat terkait pelaksanaan BKT. Masyarakat mengeluhkan adanya eror pada link pendaftaran dan mereka kesulitan mendapatkan informasi yang jelas,” ujar Nidya saat wawancara, Kamis (30/11/2023).
“IKN dengan warga barunya kelak, di sinilah tantangannya dan juga hal ini menghadirkan tantangan sosial baru yang tidak boleh diabaikan,” ujar Hasanuddin Mas’ud beberapa waktu lalu.
“Tantangan generasi milenial adalah bagaimana mengenal dan memahami esensi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika,” ujar politikus dari Fraksi Golkar ini.