Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Satu Dasawarsa Kolaborasi Hijau untuk Kaltim Lestari Bersama YKAN
    Diskominfo Kaltim

    Satu Dasawarsa Kolaborasi Hijau untuk Kaltim Lestari Bersama YKAN

    LarasBy LarasOktober 30, 202404 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Acara Together We Find a Way, Kolaborasi Hijau untuk Nusantara Lestari bersama YKAN
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagai provinsi dengan kekayaan alam yang sangat besar, Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki peran strategis dalam upaya menjaga kelestarian hutan tropis dan keberlanjutan kehidupan dunia.

    Penerapan prinsip pembangunan hijau menjadi salah satu upaya yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui kemitraan dengan berbagai pihak termasuk salah satunya dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YΚΑΝ).

    Teks: Sekda Kaltim Sri Wahyuni

    “Pembangunan hijau bukan sekadar pilihan, tetapi sebuah keharusan untuk menjaga bumi dan kehidupan generasi mendatang,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni dalam sambutan melalui video di acara perayaan 10 tahun YKAN di Samarinda, yang bertajuk Kolaborasi Hijau untuk Nusantara Lestari, Rabu (30/10/2024).

    Menurutnya, keberhasilan YKAN dalam mengintegrasikan konservasi dengan pemberdayaan masyarakat lokal adalah contoh yang patut ditiru.

    Teks: Perayaan 10 tahun YKAN di Samarinda, bertajuk “Kolaborasi Hijau untuk Nusantara Lestari”

    Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dan organisasi konservasi seperti YKAN adalah kunci keberhasilan dalam menjaga kelestarian alam yang dimiliki Kaltim.

    Di Benua Etam, program konservasi alam mulai dijalankan sejak tahun 2002 oleh The Nature Conservancy (TNC). Pada tahun 2014, YKAN meneruskan pekerjaan program konservasi ini dengan mengedepankan semangat kemitraan.

    “YKAN hadir dengan komitmen memberikan solusi inovatif demi mewujudkan keselarasan alam dan manusia melalui tata kelola sumber daya alam yang efektif,” ucapnya.

    Pendekatan nonkonfrontatif juga dikedepankan, dengan membangun jaringan kemitraan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk Indonesia yang lestari.

    Di sisi lain, Direktur Utama PT Gunung Gajah Abadi Totok Suripto menjelaskan saat ini, 441 desa atau kelompok masyarakat di Kaltim dalam proses mendapatkan insentif berbasis kinerja dari Program Forest Carbon Partenship Facility-Carbon Fund (FCPF-CF) sebagai penghargaan atas upaya penurunan emisi di tingkat tapak selama periode 2019 2024.

    Di tingkat pemerintahan, percepatan penurunan emisi terus didorong oleh multipihak melalui Kesepakatan Pembangunan Hijau atau Green Growth Compact (GGC) yang sejak dimulai pada tahun 2016, kini sudah mendapatkan dukungan lebih dari 300 lembaga.

    Program pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat juga memberikan kontribusi positif. Komitmen Pemerintah menguat seiring dengan terbitnya Peraturan Daerah tentang Sigap (Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan) sebagai pendekatan pendampingan desa di Pemprov Kaltim dan Kabupaten Berau dan dilaksanakannya Program Sigap Sejahtera oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

    Komitmen multipihak dalam menjaga kelestarian alam Kalimantan juga tercermin dalam wadah forum yang berkomitmen mengelola kawasan bernilai konservasi tinggi di Bentang Wehea-Kelay.

    Dari data survei YKAN 2020, kawasan seluas 406.344 hektare ini ditempati 1.282 individu orangutan hidup serta di tahun 2022 terdapat 13.090 jenis flora dan fauna.

    “Lewat kemitraan dalam forum Wehea Kelay ini, kami bisa terus mewujudkan komitmen perusahaan dalam mengedepankan prinsip pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” ungkap Totok Suripto yang juga merupakan salah satu anggota Forum Wehea Kelay yang hadir di acara itu.

    Meskipun sudah banyak buah manis yang bisa dirasakan dalam upaya pewujudan pembangunan hijau di Kalimantan Timur, namun ruang perluasan program konservasi yang berkelanjutan masih banyak terbuka dengan bayang-bayang tantangan yang semakin mengancam alam dan keberlangsungan hidup manusia.

    Di kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif YKAN Herlina Hartanto, yang didampingi Ketua Pengawas YKAN Yani Kardono mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, perusahaan, dan masyarakat yang sudah bekerja sama erat dengan YKAN selama 10 tahun terakhir ini.

    Dengan slogan “Together, we find a way” atau “Bersama Kita Menemukan Jalan”, Herlina percaya bahwa semua pihak bisa memperkuat bahkan memperluas kolaborasi yang sudah ada sehingga alam terjaga dan masyarakat sejahtera di tengah tantangan krisis alam yang semakin kompleks.

    “Kami sangat mengapresiasi kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mendukung pembangunan hijau di Kalimantan Timur,” kata Herlina.

    Perbaikan tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi salah satu hal yang perlu terus dilanjutkan dengan pelibatan multi pihak. Adanya penguatan dukungan dari sistem finansial, diharapkan mampu meningkatkan dampak pembangunan hijau yang berkelanjutan.

    Momentum perayaan 10 tahun YKAN ini, diharapkan dapat menjadi momen refleksi seluruh pihak untuk menguatkan komitmen bersama dalam menjaga alam dan keanekaragaman Indonesia dimulai dari tanah Kaltim.

    Sebagai informasi, YKAN adalah organisasi nirlaba berbasis ilmiah yang hadir di Indonesia sejak 2014. Memiliki misi melindungi wilayah daratan dan perairan sebagai sistem penyangga kehidupan, YKAN berusaha memberikan solusi inovatif demi mewujudkan keselarasan alam dan manusia melalui tata kelola sumber daya alam yang efektif, mengedepankan pendekatan nonkonfrontatif, serta membangun jaringan kemitraan dengan seluruh pihak kepentingan untuk Indonesia yang lestari.

    Kaltim Lestari Pemkab Berau Pemprov Kaltim Sri Wahyuni YKAN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026

    Ratusan Warga Batu Timbau Kehilangan Tempat Tinggal, Bantuan Darurat Segera Digelontorkan

    Maret 29, 2026

    Aset Mall Lembuswana Segera Diserahkan ke Pemprov Kaltim, Sekitar 150 Kios Didata

    Maret 29, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu…

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.