Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 Kota Bontang sudah sinkron dengan Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Dalam rancangan awal RPJMD 2021-2026 kita memprioritaskan beberapa program unggulan,” kata Wali Kota Bontang, Basri Rase usai rapat Musrenbang RPJMD di Command Center, Diskominfo, Jalan Awang Long, Rabu (18/8/2021)
Menurutnya beberapa program yang diprioritaskan di antaranya pengendalian banjir, peningkatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pariwisata dan investasi.
Kata dia, meskipun RPJMD disusun untuk 5 tahun ke depan, ia tetap optimis untuk merealisasikan program unggulan dalam RPJMD selama masa jabatannya selama 3,5 tahun.
“Insyaallah kami akan maksimalkan selama 3,5 tahun ini karena juga melihat anggaran yang kita miliki,” ujarnya.
Saat ini lanjut dia proses rancangan awal RPJMD sedang memasuki tahap musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Setelah sinkronisasi RPJMD dengan pemerintah provinsi, kemudian di Musrenbangkan dalam rangka mencari masukan kepada seluruh stakeholder baik dari DPRD, dinas terkait dan perusahaan,” bebernya.
Basri Rase menambahkan beberapa masukan yang diberikan diantaranya terkait permasalahan yang sedang dihadapi misalnya pandemi Covid-19, UMKM, pariwisata, dan investasi.
Dari permasalahan tersebut ada masukan langkah-langkah apa saja yang akan ditempuh selama 5 tahun ke depan dalam menyelesaikannya.
“Termasuk di dalamnya bagaimana langkah menyelesaikan pengangguran, kemiskinan, indeks pembangunan masyarakat (IPM),” pungkasnya.
