Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Rinawati Harini, Dari Sleman Mengabdi ke Bontang
    Diskominfo Bontang

    Rinawati Harini, Dari Sleman Mengabdi ke Bontang

    AdminBy AdminNovember 1, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Muhammad Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Dia adalah Rinawati Harini atau lebih sering dipanggil Rina. Perempuan ini tercatat sebagai guru di SMPN 4 Bontang. Terlahir di pulau Jawa, tepatnya di Kota Sleman pada, 11 Oktober 1973.

    Rina kecil menempuhnya pendidikan di SDN Karangwuni I Depok Sleman Yogyakarta lulus tahun pada 1986. Kemudian melanjutkan ke jenjang sekolah menengah di SMPN 8 Yogyakarta lulus tahun 1989. Dan menamatkan sekolah atasnya di SMAN 10 Yogyakarta lulus tahun 1992.

    Sewaktu kuliah Rina menimba ilmu di Universitas Negeri Yogyakarta Fakultas Ilmu Sosial, Jurusan PMP-KN, lulus tahun 1999. Tidak puas dengan gelar S1, Rina melanjutkan ke jenjang S2 Universitas Mulawarman Jurusan Manajemen Pendidikan dinyatakan lulus pada tahun 2009.

    Guru yang dikenal disiplin ini dikarunia tiga orang anak. Yang pertama diberi nama Hanggara Ardian Pambudi. Kedua, Fakhriyan Haska Pambudi dan Afif Mubarak Pambudi

    Sehari-hari Rina dipercaya menjadi guru kelas di tempat ia mendedikasikan ilmunya. Rina tercatat menyabet predikat Satya Lencana 10 tahun 2015. Peserta terbaik peringkat pertama kegiatan pelatihan Instruktur Nasional Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar Mata Pelajaran PPKn SMP yang di selenggarakan Kemendikbud tahun 2016 di Banjarmasin.

    Dia dipercaya Disdikbud Bontang sebagai bagian dari Tim Penyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) pada semester I tahun 2020 untuk mata pelajaran PPKN. Atas karyanya tersebut, Disdikbud Bontang memberikan penghargaan berupa piagam dan SK Tim Penyusun LKS untuk SMP di Kota Bontang.

    Selama penyusunan LKS, Rina mengalami berbagai kendala seperti waktu yang terlalu mepet dan harus mendampingi anak didiknya dalam PJJ.

    “Bertepatan dengan kegiatan PJJ, dan kegiatan yang lain. Waktu yang cukup singkat dan harus bisa menyempatkan waktu untuk menyusun LKS,” ungkapnya kepada insitekaltim.com Sabtu (31/10/2020).

    Rina berpesan kepada semua pelajar agar selalu menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjajaga jarak). Dan disiplin mematuhi protokol kesehatan selama pandemi covid-19 ini.

    “Mematuhi aturan protokol kesehatan menerapkan 3M dan selalu bersemangat dalam dalam belajar selama Covid-19. Kita berdoa semoga pandemi ini segera berakhir,” tambahnya.

    Istri dari Ratmu Karyono ini mengatakan, selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) ia menemukan banyak kendala. Menurutnya, beberapa siswa ada yang tidak memiliki HP dan terkendala internet yang kurang bersahabat.

    “Banyak kendala yang kami hadapi seperti sinyal internet yang kurang bersahabat. Siswa kami ada yang tidak memiliki HP sehingga harus pinjam ke saudara atau tetangga,” pungkasnya.

    Saat ini Rina dan keluarga tinggal di Jalan Kol Kelurahan Gunung Elai Bontang Utara.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    IKN Butuh Penguatan SDM, Perguruan Tinggi Kaltim Dinilai Punya Peran Strategis

    September 22, 2026

    Lemhannas Tegaskan Penggunaan AI Tidak Turunkan Kemampuan Analisis Mahasiswa

    September 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    IraSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran lahan di kawasan Talang Sari, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda, kembali muncul…

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.