Insitekaltim, Samarinda — Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat melalui pengukuhan dua Guru Besar.
Direktur Polnes Ahyar menjelaskan, pada awalnya terdapat tiga dosen yang direncanakan untuk dikukuhkan. Namun, satu di antaranya masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK), sehingga pengukuhan kali ini dilakukan terhadap dua Guru Besar terlebih dahulu, sementara satu calon lainnya mengikuti kegiatan secara daring.
“Seharusnya ada tiga orang yang dikukuhkan namun satu masih menunggu SK. Jadi hari ini dua Guru Besar yang kita kukuhkan, satu lainnya mengikuti secara daring,” ujar Ahyar Selasa, 23 Desember 2025.
Ia menambahkan, Polnes menargetkan kembali melakukan pengukuhan Guru Besar pada tahun mendatang. Saat ini, setidaknya terdapat dua calon Guru Besar yang berasal dari Jurusan Akuntansi dan Administrasi Bisnis.
“Rencana tahun depan kurang lebih ada dua lagi, dan mungkin bisa bertambah. Harapannya setiap tahun jumlah Guru Besar di Polnes terus meningkat,” katanya.
Menurut Ahyar, pengukuhan Guru Besar memiliki makna penting bagi institusi pendidikan. Setiap dosen yang telah mencapai jenjang akademik tertinggi wajib dikukuhkan secara resmi sebagai bentuk pengakuan institusional.
“Kalau seseorang sudah mencapai jenjang akademik Guru Besar, maka harus dikukuhkan. Itulah makna pengukuhan Guru Besar ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ahyar menegaskan bahwa bertambahnya jumlah Guru Besar mencerminkan keseriusan Polnes dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Semakin banyak Guru Besar, berarti komitmen Polnes dalam membangun riset dan pengabdian masyarakat semakin kuat. Mereka juga dituntut untuk menghasilkan karya ilmiah bereputasi internasional,” ujarnya.
Ahyar berharap, dua Guru Besar yang dikukuhkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan, peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa, serta menjadi teladan bagi dosen lainnya.
“Harapannya mereka bisa menjadi contoh, baik dalam kinerja akademik, pengembangan penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.

