Insitekaltim, Samarinda – Kegiatan Pesantren Ramadan di SDN 006 Sungai Kunjang, Samarinda resmi ditutup dengan acara santunan dan buka puasa bersama pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini diikuti seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan pembagian jadwal yang telah diatur pihak sekolah.
Kepala Sekolah SDN 006 Sungai Kunjang Rini Huzaimah menjelaskan, kegiatan Ramadan dilaksanakan sesuai edaran Dinas Pendidikan, yakni pada 23 hingga 27 Maret, dan ditutup secara resmi pada 28 Maret melalui acara buka bersama.
“Untuk teknis pelaksanaannya, Senin dan Selasa diperuntukkan bagi siswa kelas 1, 2, dan 3. Sedangkan Rabu sampai Jumat untuk kelas 4, 5, dan 6. Khusus buka bersama hanya diadakan untuk kelas 6, yakni kelas A, B, C, dan D karena keterbatasan tempat,” jelasnya pada Sabtu malam, 28 Februari 2026 di SDN 006 Sungai Kunjang.
Selama Pesantren Ramadan, siswa mendapatkan materi keagamaan yang telah dijadwalkan oleh guru agama. Selain teori, siswa juga melaksanakan praktik ibadah seperti salat Duha secara rutin. Kegiatan sosial turut mewarnai rangkaian acara dengan pemberian santunan kepada 20 siswa kurang mampu.
Menurut kepala sekolah, tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk karakter religius siswa melalui pembelajaran teori dan praktik ibadah secara langsung.
Ia berharap setelah mengikuti kegiatan tersebut, para siswa dapat melaksanakan salat lima waktu atas kesadaran sendiri, baik di rumah maupun berjamaah di masjid tanpa harus disuruh.

Sementara itu, Wali Kelas 5C Farida Anggriani menyampaikan, materi utama dalam Pesantren Ramadan berfokus pada pembentukan akhlak dan adab. Ia menilai siswa sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah anak-anak sangat semangat. Tantangan paling terasa saat mengumpulkan mereka agar tetap tertib, tetapi secara keseluruhan berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan dari masyarakat serta komite sekolah yang turut diundang dalam acara puncak santunan dan buka puasa bersama.
Salah satu momen berkesan selama kegiatan berlangsung adalah terjalinnya silaturahmi yang lebih erat antarsiswa. Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dapat berkumpul bersama, tidak hanya berinteraksi di lingkungan kelas masing-masing.
Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan santunan dapat terus terlaksana setiap tahun dengan dukungan lebih banyak donatur. Harapannya, siswa tidak hanya menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah, tetapi juga berbakti kepada orang tua serta mampu menjadi teladan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Adapun agenda mendatang, siswa akan kembali menjalani pembelajaran normal pada 2 hingga 14 Maret, kemudian memasuki masa libur sekolah mulai 16 Maret dan dijadwalkan masuk kembali pada 30 Maret.
