Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    Penataan Tambang MBLB Kaltim Masih Hadapi Tumpang Tindih Lahan

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Perkuat Pengendalian Karhutla, Hotspot Tinggi Terdeteksi di Kukar dan Berau

    Agustus 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar
    DPRD Samarinda

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    AminahBy AminahJuli 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda menyisakan beban tunggakan finansial kepada pihak ketiga. Berdasarkan hasil audit dan evaluasi, instansi ini tercatat menyisakan sisa utang kegiatan sebesar Rp8,4 miliar dari program kerja tahun anggaran 2025 yang belum diselesaikan hingga pertengahan tahun ini.

    Beban utang berjalan ini dikhawatirkan memengaruhi ritme kerja dan postur kas dinas pada tahun berjalan, terutama dalam mengejar target serapan program baru.

    Dari data performa tahun berjalan 2026, dengan total plafon anggaran mencapai Rp113 miIiar, serapan fisik maupun keuangan DLH baru menyentuh angka 38 persen di akhir triwulan kedua.

    Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar menyayangkan masih adanya sisa pembiayaan yang belum tuntas di tengah tuntutan percepatan program kerja fisik kota.

    “Secara indikator kinerja, ini sudah masuk triwulan kedua dan seharusnya sudah di angka 40 persen. Jadi serapan dinas masih kurang sekitar 2 persen lagi,” ujar Deni usai RDP dengan DLH, Rabu, 8 Juli 2026.

    Deni mendesak jajaran DLH Samarinda untuk segera bergerak cepat menyelesaikan sisa program yang belum berjalan guna menghindari penumpukan beban administrasi di akhir tahun.

    “Kami minta supaya sesegera mungkin untuk bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada,” katanya.

    Legislatif meminta DLH Kota Samarinda melakukan koordinasi intensif dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyusun skema pelunasan sisa utang Rp8,4 miliar tersebut agar hak para kontraktor di lapangan tidak terus tersendat.

    Teks: Sekretaris DLH Samarinda, Dian Ruhendra (Insitekaltim/Aminah)

    Sementara itu, Sekretaris DLH Samarinda Dian Ruhendra membeberkan akumulasi beban utang kedinasan tersebut membengkak dari prediksi awal akibat adanya hasil peninjauan susulan dari pengawas internal pemerintah.

    Tunggakan ini menjadi catatan mengingat realisasi program fisik DLH pada tahun lalu diklaim hampir menyentuh 100 persen, namun penyelesaian administrasi pembayaran masih menyisakan beban bagi rekanan proyek.

    “Total utang itu awalnya Rp11 miliar sekian, tapi pada tahun 2025 sudah kita bayar Rp3,9 miliar jadi tinggal Rp7,4 miliar. Nah, ditambah kemarin waktu akhir tahun 2025 ke 2026 ada review dari inspektorat bahwa ada kemungkinan terutang Rp960 jutaan. Jadi totalnya sekitar yang belum terbayar sekitar Rp8,4 miliar,” terang Dian.

     

    Deni Hakim Anwar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DLH Samarinda DPRD Samarinda Utang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Achmad Sukamto Sambut Positif Donor Darah DPRD Samarinda, Ternyata Berawal dari Keluarga

    Agustus 26, 2026

    Trans Samarinda Ditargetkan Beroperasi 2027, Tarif Rp5 Ribu dan Bayar Pakai QRIS

    Agustus 26, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Agustus 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Andika SaputraAgustus 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal memanfaatkan rangkaian peringatan HUT…

    Penataan Tambang MBLB Kaltim Masih Hadapi Tumpang Tindih Lahan

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Perkuat Pengendalian Karhutla, Hotspot Tinggi Terdeteksi di Kukar dan Berau

    Agustus 26, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Achmad Sukamto Sambut Positif Donor Darah DPRD Samarinda, Ternyata Berawal dari Keluarga

    Agustus 26, 2026
    1 2 3 … 3,300 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.