Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Neni Moerniaeni Janjikan 1.000 Pasukan Kuning dan Motor Sampah di Tiap RT Bontang
    Politik

    Neni Moerniaeni Janjikan 1.000 Pasukan Kuning dan Motor Sampah di Tiap RT Bontang

    SittiBy SittiOktober 27, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Calon Wali Kota Bontang nomor urut 4 Neni Moerniaeni menjanjikan perubahan dalam kebersihan kota dengan menggagas program 1.000 pasukan kuning dan menyediakan motor sampah di setiap RT.

    Hal ini ia sampaikan saat berkampanye di Berbas Tengah pada Sabtu malam (26/10/2024). Neni mendengarkan aspirasi masyarakat yang mempertanyakan kebijakan baru tentang penggabungan tagihan sampah dengan PDAM, yang dinilai memberatkan dan kurang sosialisasi.

    Warga Berbas Tengah merasa tidak mendapat informasi terkait kebijakan ini, yang menambahkan biaya sampah sebesar Rp7.500 pada tagihan PDAM bulanan mereka.

    Keluhan ini mencuat dari warga yang merasa selama ini sudah membayar iuran kebersihan di tingkat RT. Salah satu warga menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun, biaya sampah tidak pernah dibebankan melalui PDAM dan kebijakan baru ini mengagetkan warga.

    “Di tingkat RT sudah bayar, sekarang ditambah lagi lewat PDAM tanpa ada sosialisasi sebelumnya,” ungkapnya salah satu warga.

    Menjawab keresahan masyarakat, Neni Moerniaeni memaparkan solusi inovatifnya dengan mencanangkan program motor sampah di setiap RT di Bontang jika terpilih.

    “Saya punya program motor sampah di masing-masing RT, totalnya 500 RT akan diberikan motor sampah, dan setiap RT akan dipekerjakan dua orang sebagai petugas kebersihan, bisa laki-laki maupun perempuan,” ujar Neni.

    Para petugas kebersihan ini akan dijadikan pegawai harian lepas dengan sistem yang mirip seperti pasukan kuning. “Total akan ada 1.000 orang pasukan kuning di seluruh Bontang, sehingga lingkungan kita lebih bersih dan terjaga,” katanya.

    Lebih lanjut, paslon dengan tagline berbenah itu juga akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut, agar lebih mempertimbangkan kesejahteraan warga. Jika kebijakan tagihan sampah melalui PDAM akan diterapkan lagi, Neni berjanji akan memastikan adanya sosialisasi yang transparan terlebih dahulu.

    “Untuk iuran sampah yang dimasukkan di PDAM, kita akan evaluasi. Kalau nantinya ada lagi, kita akan sosialisasikan dulu. Bagi yang punya uang mungkin tidak masalah, tetapi bagi yang kesulitan tentu berat,” katanya.

    Selain inisiatif motor sampah, Neni mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    “Masyarakat juga harus ikut serta menjaga kebersihan lingkungan, jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya.

    Neni Moerniaeni PDAM Pilkada 2024 Pilkada Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta dunia pendidikan tidak hanya berorientasi pada…

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.