Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Minim Anggaran dan SDM, KPAD Kaltim Dinilai Lemah Tangani Kasus Anak
    DPRD Kaltim

    Minim Anggaran dan SDM, KPAD Kaltim Dinilai Lemah Tangani Kasus Anak

    SittiBy SittiJuli 23, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kalimantan Timur (Kaltim) belum cukup kuat dalam merespons persoalan kekerasan terhadap anak. Lemahnya struktur kelembagaan dan minimnya dukungan anggaran menjadi hambatan utama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan advokasi secara maksimal.

    Situasi ini mengemuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Kaltim, KPAD, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim yang digelar di Samarinda, Senin 21 Juli 2025.

    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry mengkritisi lemahnya dukungan struktural dan finansial yang selama ini diterima KPAD. Menurutnya, keberadaan lembaga ini masih belum mendapat tempat yang kokoh dalam sistem perlindungan anak di daerah.

    “Kami mendorong agar KPAD diperkuat dari sisi kelembagaan, kewenangan, serta anggaran. Kalau kita serius melindungi anak-anak, maka kita juga harus serius menyiapkan lembaga yang mampu bekerja,” ucap Sarkowi.

    Ia prihatin atas tren kekerasan terhadap anak yang masih tinggi di Kaltim, sementara KPAD belum memiliki tenaga maupun sarana yang memadai untuk merespons secara cepat dan menyeluruh.

    “Kapasitas KPAD terbatas. Mereka kesulitan bergerak karena sumber daya manusia dan fasilitasnya minim. Ini tidak boleh terus dibiarkan,” ujar politisi Partai Golkar itu.

    Peran DP3A dan Pemerintah Provinsi Kaltim dianggap penting untuk memperkuat eksistensi KPAD sebagai ujung tombak perlindungan anak. Pembentukan lembaga ini tidak cukup hanya simbolik, tetapi juga harus didukung kemampuan kerja yang nyata.

    “Jangan hanya bentuk KPAD untuk formalitas. Harus dipastikan lembaga ini bisa jalan dengan dukungan yang cukup dan wewenang yang jelas,” katanya lagi.

    Ia juga mendorong pembahasan serius dalam penganggaran ke depan agar perlindungan anak menjadi bagian integral dari rencana pembangunan daerah. DPRD, menurutnya, siap terlibat aktif dalam penguatan KPAD, termasuk dalam aspek perencanaan anggaran.

    “Kami siap mengawal jika memang ada niat serius dari pemerintah. Tapi kami juga ingin melihat kinerja yang konkret dan terukur dari KPAD,” ujarnya.

    Dalam beberapa tahun terakhir, isu perlindungan anak di Kaltim mendapat sorotan publik. Sejumlah kasus kekerasan, eksploitasi, hingga perundungan di sekolah masih sering terjadi. Lembaga-lembaga perlindungan yang ada dinilai belum mampu memberikan perlindungan yang menyeluruh. Karena itu, penguatan kelembagaan dianggap menjadi langkah penting dan mendesak.

    KPAD Sarkowi V Zahry SDM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    IMM Kaltim Soroti Isu Lingkungan Hingga SDM, Tegaskan Peran Strategis Mahasiswa dalam Kebijakan Daerah

    April 4, 2026

    Wacana Pemisahan Disporapar Samarinda Menguat, Terkendala Anggaran dan Keterbatasan SDM

    Maret 28, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.